Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Visa payWave?

Bagi Anda pemegang kartu kredit ataupun debit tentu sudah tidak asing lagi dengan Visa. Visa bukanlah lembaga perbankan dan penerbit kartu kredit, namun logonya sering kali menghiasi kartu kredit dan debit yang dikeluarkan oleh lembaga perbankan. Perlu Anda ketahui bahwa Visa adalah salah satu perusahaan provider sistem pembayaran melalui kartu yang menghubungkan perusahaan penerbit kartu dengan merchant.

Sebagai provider sistem pembayaran yang bertaraf internasional, Visa terus berinovasi dan mengembangkan teknologinya untuk memberikan sistem layanan pembayaran yang semakin mudah dan praktis. Salah satunya adalah teknologi Visa payWave.

 

Apa itu Visa payWave?

Visa payWave adalah fitur pembayaran baru yang memungkinkan pengguna untuk menghemat waktu belanja karena bisa melakukan pembelian dengan lebih cepat dan praktis tanpa direpotkan dengan uang tunai. Selain itu, Visa payWave juga dapat dipahami sebagai teknologi sistem pembayaran dengan metode contactless atau nirsentuh.

Teknologi pembayaran yang dikembangkan oleh perusahaan provider Visa Inc. yang bermarkas di Foster City, California ini memberikan kemudahan bagi pengguna kartu debit maupun kredit berlogo Visa dalam melakukan pembayaran di berbagai merchant, baik supermarket, restoran, tempat hiburan, dan lainnya. Lingkup penggunaannya pun lebih luas, tak hanya di dalam negeri saja, tetapi juga luar negeri.

Dengan teknologi pembayaran contactless atau nirsentuh ini, nasabah kartu kredit maupun debit dan juga merchant akan memiliki pengalaman kemudahan bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai. Nasabah yang berbelanja atau membeli barang-barang yang diinginkan di merchant berlogo Visa tidak perlu lagi repot membawa banyak uang tunai dan menghitung uang kembalian. Sementara merchant juga tidak perlu lagi ‘ribet’ mengelola uang tunai.

Cara kerja Visa payWave

Untuk bisa menggunakan teknologi Visa payWave, setiap kartu baik kredit maupun debit berlogo Visa harus diaktifkan terlebih dahulu oleh bank penerbit kartu. Setiap kartu berteknologi Visa payWave dilengkapi dengan chip khusus berantena mikro yang ditanam di dalamnya. Chip berantena mikro ini berfungsi untuk mengirimkan sinyal instruksi pembayaran secara aman ke dan dari mesin pembaca kartu. Selain itu, pada fisik kartu juga tercantum simbol contactless yang menandakan bahwa kartu tersebut dilengkapi dengan fitur Visa payWave.

Lantas, bagaimana teknologi Visa payWave bekerja? Teknologi Visa payWave bekerja pada perangkat mesin pembaca kartu yang menampilkan simbol contactless dan logo Visa. Jika kartu telah aktif, Anda bisa menggunakannya langsung di mesin yang mendukung.

Pertama-tama, kasir memasukkan jumlah pembelian ke perangkat mesin pembaca kartu Visa payWave. Jika sudah dipastikan bahwa nominal yang dimasukkan ke perangkat benar, maka Anda bisa mulai melakukan pembayaran dengan mendekatkan kartu Anda ke mesin pembaca kartu dalam jarak sekitar 4 cm. Secara otomatis mesin pembaca kartu akan melakukan scanning data pada kartu dan saldo kartu kredit atau debit Anda akan berkurang guna membayar sejumlah nominal pembelian yang dilakukan.

Transaksi yang berhasil akan ditandai dengan nyala lampu indikator berwarna hijau. Selain itu, juga akan muncul notifikasi atau pesan yang mengkonfirmasi bahwa transaksi Anda berhasil. Proses pembayaran dengan fitur Visa payWave hanya berlangsung singkat atau hitungan detik saja. Visa payWave dirancang sebagai sistem pembayaran tanpa kertas, berbeda dengan mesin EDC (Electronic Data Capture). Namun, apabila Anda membutuhkan bukti pembayaran, Anda bisa memintanya, meski hal tersebut hanya bersifat pilihan.

Penggunaan Visa payWave dibedakan berdasarkan nilai belanja. Setiap pembelian di bawah Rp 1 juta, Anda hanya cukup menempelkan kartu Visa payWave pada mesin pembaca kartu saja. Namun, untuk pembelian barang dengan nilai total lebih dari Rp 1 juta, maka Anda akan diminta untuk memasukkan PIN atau membubuhkan tanda tangan pada bukti pembayaran.

Sistem pembayaran Visa payWave sangatlah Anda. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dalam menggunakannya dalam setiap transaksi pembelian yang dilakukan. Visa payWave dirancang sedemikian rupa, di mana pemegang kartulah yang mengendalikan semua transaksi. Artinya, terminal atau perangkat teknologi Visa payWave hanya bisa dipakai kembali apabila transaksi sebelum telah berhasil dilakukan atau dibatalkan. Jadi, perangkat Visa payWave hanya bisa memproses satu transaksi pembayaran dalam satu waktu.

Manfaat Visa payWave

Sebagai inovasi dalam teknologi pembayaran global, Visa payWave tentu memiliki banyak manfaat. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Mempercepat proses pembayaran

Metode contactless atau nirsentuh pada fitur Visa payWave memungkinkan proses pembayaran di kasir merchant lebih cepat dan praktis. Tak perlu membuang waktu untuk memasukkan PIN atau tanda tangan pada bukti pembayaran, kecuali untuk nilai transaksi lebih dari Rp 1 juta. Kecepatan proses pembayaran tentu akan mengurangi panjang antrian di kasir merchant. Hal ini tentu melegakan baik bagi nasabah maupun merchant dalam bertransaksi, karena waktu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, tanpa harus terbuang percuma hanya sekadar menunggu antrian.

  • Transaksi lebih aman

Kartu Visa payWave dilengkapi dengan strip magnetik dan chip berantena mikro yang hanya bisa terbaca oleh mesin pembaca kartu khusus. Sebab itu, transaksi menggunakan Visa payWave dijamin aman. Keamanan transaksi tak hanya pada fisik kartu saja, tetapi juga proses transaksinya sehingga bisa dikatakan bahwa keamanan Visa payWave ini berlapis. Untuk transaksi dengan nilai kurang dari Rp 1 juta, Anda hanya perlu menempelkan kartu pada mesin pembaca kartu yang tersedia. Namun, apabila nilai transaksi lebih dari Rp 1 juta, maka Anda akan diminta untuk memasukkan PIN atau membubuhkan tanda tangan pada bukti pembayaran sebagai salah satu cara menjamin keamanan Anda bertransaksi.

  • Mengurangi kerepotan membawa uang tunai

Membawa uang tunai dalam jumlah cukup banyak ketika ingin membeli barang diakui atau tidak cukup merepotkan. Selain itu juga berisiko tidak aman, karena bisa mengundang tindak kejahatan seperti copet bahkan rampok. Sebuah kartu Visa payWave sebenarnya telah mewakili uang Anda secara digital. Dompet Anda akan terasa lebih ringan, karena tak perlu menyimpan dan membawa banyak uang tunai. Tak hanya itu, menggunakan kartu Visa payWave juga menjadi solusi bagi Anda agar tidak kerepotan dalam membayar dengan uang pas saat bertransaksi dan menghitung uang kembalian karena takut khawatir kasir salah hitung.

Seiring dengan peradaban masyarakat yang semakin berkembang ke arah modern, tuntutan akan segala sesuatu yang serba mudah, cepat, dan praktis akan selalu muncul. Demikian pula dalam hal sistem pembayaran global. Visa payWave hadir sebagai solusi penggunaan uang digital yang lebih praktis. Selain itu juga sebagai upaya dalam menunjang terciptanya masyarakat non-tunai, sehingga perlahan tapi pasti masyarakat akan beralih pada penggunaan uang tunai ke non-tunai dalam bertransaksi.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu Visa payWave, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan LDR (Loan to Deposit Ratio) vs FDR (Financing to Deposit Ratio)
Memahami Apa Beda BUKU Bank vs KBMI
Apa Itu MUFG Bank dan Sepak Terjangnya di Indonesia
Nomor Call Center BCA
Alasan Mengapa Kita Memerlukan Bank
10 Bank yang Kolaps Setelah Adanya Rush Money (Bank Run)
10 Krisis Perbankan Abad 21
Alasan Bank Umum Harus Menyimpan Saldo Minimal pada Bank Sentral
Tempat untuk Topup BCA Flazz
Apa Itu BCA QRKU?


Bagikan Ke Teman Anda