Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Budget dan Budgeting? Definisi Budget dan Budgeting

Dalam setiap bidang usaha, baik skala kecil maupun besar, budget dan budgeting memegang peranan penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Dengan melakukan penyusunan budget atau budgeting dengan benar, maka pemasukan dan pengeluaran perusahaan dapat terukur dan terprediksi dengan baik.

Hasilnya pemilik usaha akan dapat dengan baik dan terukur menentukan arah pengembangan usaha yang ditekuni. Hanya saja, banyak diantara kita yang tidak mengerti apa itu budget dan budgeting serta perbedaan diantara keduanya. Karena itu, pada tulisan kali ini, kita akan membahas apa itu budget dan budgeting.

Perbedaan Budget Vs Budgeting

Apa Itu Budget?

Budget merupakan rencana keuangan suatu perusahaan yang disusun secara sistematis berdasarkan program kerja perusahaan. Budget mencakup seluruh rencana kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam satuan uang atau monetary. Di dalam budget, ada yang namanya jangka waktu. Umumnya disusun berdasarkan jangka waktu satu tahun kedepan. Budget dapat digunakan untuk menilai kinerja manajerial perusahaan.

Apa itu Budgeting?

Budgeting merupakan proses penyusunan budget itu sendiri. Dimulai dari tahap persiapan penyusunan rencana keuangan hingga tahap akhir dimana telah tersusunnya rencana atau budget. Setiap perusahaan memiliki cara budgeting yang berbeda satu sama lainnya. Namun secara garis besar, budgeting terbagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. Top-Down Budgeting: dalam budgeting tipe ini, penyusunan budget atau budgeting dilakukan langsung oleh pimpinan perusahaan, tanpa (atau dengan sedikit komunikasi) dengan manajer tingkat bawah. Kelebihannya, penyusunan rencana dapat dilakukan dengan lebih cepat. Namun biasanya tidak memperhitungkan kebutuhan tiap bagian dengan tepat.
  2. Bottom-Up Budgeting: dalam budgeting tipe ini bahan penyusunan budget disiapkan oleh pihak yang akan melaksanakan budget, sehingga budget disusun berdasarkan kebutuhan dan kesanggupan tiap bagian perusahaan. Kelebihannya, tingkat keakuratan budget sangat tinggi. Namun budgeting dengan cara ini memakanan waktu yang cukup lama.

Fungsi Budget

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan terlebih dahulu telah membuat budget, diantara:

  1. Fungsi Perencanaan

Dengan tersusunnya budget, maka terdapat perencanaan tertulis yang memberi gambaran jelas mengenai kegiatan perusahaan kedepan dalam jangka waktu yang ditentukan kedepan dalam satuan  uang atau monetary. Jangka wantu yang digunakan biasanya satu tahun.

  1. Fungsi Pelaksanaan

Budget dapat dijadikan sebagai pedoman setiap bagian perusahaan dalam melaksanakan pekerjaannya, agar dapat mencapai tujuan yang ditetapkan perusahaan. Budget berperan penting dalam menyelaraskan setiap bagian kegiatan. Setiap bagian dituntut untuk berkomunikasi dan berkoordinasi, agar dapat melaksanakan tugas secara terarah, selaras, dan terkoordinir sesuai rencana yang ditetapkan dalam budget.

  1. Fungsi Pengawasan

Budget merupakan alat pengawasan, karena berdasarkan budget dapat dilakukan kontrol dan evaluasi pelaksanaan kegiatan tiap bagian perusahaan. Apakah rencana dalam budget terealisasi dengan baik atau tidak. Jika tidak, maka dapat dilakukan tindak perbaikan yang dipandang perlu. Dengan demikian tujuan yang dicanangkan perusahaan dapat tercapai dengan baik.

Fungsi Budgeting

Budgeting menawarkan berbagai manfaat bagi perusahaan, diantaranya: mendorong manajer membuat rencana dalam pengelolaan bisnis; menyediakan informasi dalam pengambilan keputusan terkait kegiatan perusahaan; memperbaiki koordinasi dan komunikasi antar bagian perusahaan; melakukan evaluasi pencapaian kerja tiap bagian perusahaan, serta memberi motivasi seluruh bagian perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Cara Menyusun Budgeting

Seperti telah disinggung sebelumnya pada bagian awal, budgeting atau proses penyusunan budget dapat dilakukan dengan banyak cara. karena itulah biasanya tiap perusahaan memiliki cara budgeting yang berbeda. Berikut ini langkah  penyusunan budget atau budgeting secara umum:

  1. Menyiapkan anggaran pendapatan (revenues budget) atau anggaran penjualan (sales budget)  Anggaran pendapatan merupakan proyeksi pendapatan per jenis produk, yang didapat dari perkalian proyeksi volume produk di kali harga produk rata-rata.
  2. Menyusun anggaran produksi (production budget), berdasarkan anggaran pendapatan. Anggaran ini mendeskripsikan jumlah unit produk yang harus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan penjualan dan inventory yang ditargetkan.
  3. Menyusun anggaran biaya bahan baku langsung (direct materials budget), berdasarkan anggaran produksi. Anggaran ini memproyeksikan anggaran yang diperlukan dalam menyediakan bahan baku untuk memenuhi jumlah unit produksi yang diinginkan. Dalam penyusunannya, sebaiknya pertimbangkan dengan cermat proyeksi tingkat inventory serta prediksi harga bahan baku produk.
  4. Menyusun anggaran biaya tenaga kerja langsung (direct labor budget), mendeskripsikan proyeksi total jam kerja langsung serta arif upah tenaga kerja per jam yang diperlukan untuk memproduksi jumlah unit produk yang ditetapkan dalam anggaran produksi.
  5. Menyusun anggaran biaya overhead pabrik (manufacturing overhead cost budget), yang mendekripsikan estimasi biaya manufaktur tidak langsung. Biaya overhead meliputi biaya overhead variabel dan tetap. Pada anggaran ini biaya overhead pabrik tidak dapat diidentifikasi antara biaya input dengan output per itemnya.
  6. Menyusun anggaran ending inventories budget
  7. Menyusun anggaran beban pokok penjualan (cost of goods sold budget)
  8. Menyusun anggaran biaya nonmanufaktur (non manufacturing cost budget). Anggaran ini meliputi anggaran biaya administrasi (administrative expenses budget) dan anggaran biaya pemasaran (marketing expense budget). Anggaran biaya pemasaran sendiri mencakup anggaran untuk biasa pemasaran, penjualan, serta anggaran distribusi produk. sedangkan anggaran biaya administrasi mencakup estimasi biaya organisasi, seperti gaji, jasa legal dan audit, biaya riset dan pengembangan, serta depresiasi gedung dan peralatan.
  9. Menyusun budget berdasarkan seluruh anggaran yang telah disusun sebelumnya. susunan budget dibuat sesuai dengan format laporan laba rugi perusahaan.

Itulah pengertian budget dan budgeting serta hal hal yang ada di dalamnya ini. Budget merupakan rencana seluruh kegiatan perusahaan kedepan dalam jangka waktu tertentu yang dinyatakan dalam satuan monetary. Sedangkan budgeting adalah proses penyusunan budget, dimulai dari tahap persiapan hingga tersusunnya budget.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang definisi budget dan budgeting, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Depresiasi? Definisi Depresiasi
Perbedaan LDR (Loan to Deposit Ratio) vs FDR (Financing to Deposit Ratio)
Cara Menghitung Weighted Average Cost
Perbedaan Kebiasaan Orang Kaya vs Orang Biasa
Apa itu EBITDA?
Perbedaan Reksadana Terbuka vs Tertutup
Apa itu Rasio Profit Margin?
Apa itu Variable Cost? Definisi Variable Cost
Apa Perbedaan Sukuk Bank Indonesia Vs Sukuk Ritel?
Apa Itu Utang Jangka Panjang?


Bagikan Ke Teman Anda