Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Crypto Wallet?

Kemajuan teknologi saat ini banyak sekali memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Salah satunya bagi sektor keuangan. Dulu, dalam setiap transaksi ekonomi, pembayaran dilakukan secara tunai. Kini, cakupan metode pembayaran untuk transaksi semakin luas.

Mulai dari gesek kartu debit atau kredit, transfer, internet banking (e-banking), mobile banking (m-banking), hingga dompet digital (eWallet). Bicara tentang dompet digital, saat ini muncul dompet digital khusus untuk jenis mata uang kripto yang disebut dengan crypto wallet.

Apa itu crypto wallet?

Crypto wallet atau dompet cryptocurrency merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna cryptocurrency untuk menyimpan dan mengambil aset digitalnya. Secara umum, fungsi dari crypto wallet ini sama dengan dompet digital untuk uang konvensional.

Pengguna tidak memerlukan dompet fisik untuk membawa uang tunai saat berbelanja, karena telah menyimpannya di suatu tempat, yang bisa digunakan sewaktu-waktu dibutuhkan. Sebagai aplikasi digital, crypto wallet dapat diakses melalui perangkat digital, baik smartphone maupun komputer atau laptop.

Crypto wallet diperkenalkan pertama kali oleh Santoshi Nakamoto ketika merilis protokol bitcoin pada tahun 2009. Bitcoin merupakan jenis cryptocurrency yang paling populer dan banyak digunakan. Namun dalam perkembangannya, muncul jenis-jenis cryptocurrency lainnya yang juga dibangun di atas teknologi blockchain. Apapun jenis mata uang kriptonya, semua dapat disimpan dalam crypto wallet.

Sebagai aplikasi, crypto wallet tentu saja tidak memiliki bentuk fisik seperti dompet untuk menyimpan mata uang konvensional pada umumnya. Crypto wallet berupa alamat kriptografi unik yang menunjukkan lokasi penyimpanan uang tunai di blockchain, buku besar umum yang mencatat dan mengotentikasi semua transaksi yang dilakukan dengan mata uang kripto. Penggunaan crypto wallet ini sangatlah mudah, karena hanya cukup dengan melakukan pemindaian kode QR saja.

Pentingnya crypto wallet

Cryptocurrency merupakan aset virtual yang tidak memiliki bentuk fisik tetapi dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya secara nyata. Oleh sebab itu, kepemilikannya harus senantiasa dijaga agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dan kebutuhan pengguna.

Namun, apabila Anda berpikir bahwa aset berupa mata uang kripto ini bisa disimpan dalam crypto wallet seperti mata uang konvensional, maka Anda salah. Crypto wallet secara teknik tidak menyimpan mata uang kripto, karena kepemilikan semua jenis mata uang tersebut berada di blockchain, yang hanya dapat diakses menggunakan kunci privat.

Fungsi kunci privat pada prinsipnya seperti password atau PIN (Personal Identification Number) pada dompet digital, di mana pengguna harus memasukkan password atau PIN untuk melakukan transaksi dengan dana yang bersumber dari dompet digital. Jika Anda kehilangan kunci privat, maka Anda akan kehilangan akses ke aset digital Anda. Sebab itu, sangat penting untuk menjaga kerahasiaan dari kunci privat, agar bisa selalu mengakses crypto wallet untuk bertransaksi.

Cara kerja crypto wallet

Bagaimana crypto wallet bekerja? Apakah sama dengan dompet digital yang sudah ada, toh sama-sama aplikasi? Mungkin beberapa pertanyaan tersebut timbul dalam benak Anda. Wajar, memang sedikit membingungkan bagi orang awam, apalagi yang baru mengenal cryptocurrency.

Crypto wallet memiliki cara kerja yang berbeda dengan dompet digital lain yang sudah ada sebelumnya, seperti OVO, LinkAja, GoPay, Sakuku, iSaku, dan lain sebagainya. Pada crypto wallet terdapat dua kunci yang harus dimiliki setiap pengguna, yakni kunci privat atau pribadi dan kunci publik. Kunci privat dan publik ini diperoleh pengguna ketika membuat crypto wallet.

Sesuai dengan namanya, kunci privat tentu untuk diketahui oleh pengguna sendiri, yang harus dijaga kerahasiaannya. Sementara kunci publik lebih bersifat umum, sehingga bisa diketahui bahkan diberikan kepada orang lain. Apakah tidak membahayakan? Tentu saja tidak.

Cara kerja crypto wallet bisa dipahami dengan mengilustrasikan sebuah email sebagai contoh. Jika Anda ingin menerima email dari seseorang, tentu Anda akan memberikan alamat email Anda, bukan? Namun memberikan alamat email Anda kepada orang lain, bukan berarti orang tersebut bisa mengakses akun email Anda. Tentunya orang itu harus mengetahui password atau kata sandi akun email Anda untuk melakukannya.

Crypto wallet memiliki cara kerja yang serupa dengan email, yakni menggunakan kunci publik dan privat bersama-sama. Ketika Anda membuat crypto wallet, Anda akan mendapatkan kunci publik yang dapat diberikan kepada siapa saja untuk menerima dana.

Sementara kunci privat atau pribadi digunakan untuk mengakses crypto wallet tersebut. Maka dari itu, kunci pribadi sangat rahasia. Jika kunci pribadi ini diretas, maka kemungkinan besar Anda akan kehilangan seluruh aset kripto yang tersimpan dalam crypto wallet.

Jenis-jenis crypto wallet

Ditinjau dari kunci pribadi, crypto wallet dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni dompet panas dan dingin.

  • Dompet panas

Dompet panas adalah dompet online di mana cryptocurrency dapat ditransfer dengan cepat. Jenis dompet ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan lebih mudah. Hal ini disebabkan kunci pribadi dompet panas disimpan di cloud, sehingga untuk transfer bisa lebih cepat. Dompet panas mudah diakses secara online kapan saja dan di mana saja melalui desktop atau perangkat seluler dengan jaringan internet. Namun, jenis dompet ini memiliki risiko yang tinggi terhadap pencurian. Sebab, jika diretas maka tidak dapat dipulihkan.

  • Dompet dingin

Dompet dingin adalah dompet offline digital yang penggunaannya membutuhkan tanda tangan offline yang kemudian diproses secara online. Sederhananya, dompet dingin ini ibarat brankas. Penggunaan dompet dingin untuk bertransaksi memang cukup repot, karena banyak prosedur yang harus dilalui. Meski demikian tingkat keamanan dompet dingin dinilai lebih tinggi untuk menyimpan cryptocurrency, karena tidak menggunakan sistem cloud computing. Oleh sebab itu, dompet dingin cenderung lebih aman dari akses yang tidak sah atau peretasan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu crypto wallet, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Istilah-Istilah Umum Dalam Cryptocurrency
Apa itu Airdrop dalam Crypto?
Apa Itu Bitcoin Halving?
Apa Itu Airdrop? Cara Promo Mata Uang Kripto
Ini Dia Ancaman yang Mungkin Terjadi Dalam Cryptocurrency
Kesalahan Umum Dalam Investasi Cryptocurrency
Apa Itu Proof Of Stake (POS)
Masalah-Masalah yang Ada pada Mata Uang Crypto, Pertimbangkan Sebelum Investasi
Market Cap (Kapitalisasi Pasar) dalam Cryptocurrency
Inilah 10 Cryptocurrency Terpopuler Saat Ini


Bagikan Ke Teman Anda