Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Skema Ponzi?

Investasi memang sesuatu yang mengiurkan. Dengan hanya meletakkan beberapa modal, investor cukup duduk manis dan menikmati hasilnya. Karena itu banyak orang tertarik untuk melakukan investasi. Tapi tak semua metode investasi menjanjikan keuntungan, sebut saja metode investasi dengan skema ponzi.

Mengenal Skema Ponzi

Apa sih itu skema ponzi? Beberapa diantara kita mungkin baru pertama kali mendengar mengenai skema ponzi. Padahal sebenarnya kata-kata ini sempat popular beberapa tahun belakangan. Skema ponzi adalah modus investasi palsu.

Kenapa disebut sebagai investasi palsu? Kerena sebenarnya keuntungan yang dibayarkan kepada para investor adalah dari uang mereka sendiri yang didapat dari investor-investor baru berikutnya.

Jadi jangan pernah berfikir bahwa keuntungan investasi skema ponzi di dapat dari menjalankan suatu usaha. Skema ponzi bersifat membujuk para calon investor dengan memberikan iming-iming berupa keuntungan lebih tinggi dari investasi lain, dalam jangka pendek dan pengembalian dengan jumlah berkali-kali lipat.

Skema ponzi pertama kali dicetuskan oleh Charles Ponzi yang mulai terkenal pada tahun 1920. Berdasar dari sebuah praktek arbitrasi kupon balasan surat internasional yang memiliki tariff berbeda pada setiap Negara. Nah keuntungan dari praktik ini selanjutnya digunakan untuk membayar kebutuhannya sendiri dan investor sebelumnya.

Ponzi menyatakan bahwa uang yang diperoleh dari investasi tersebut akan dikirimkan ke agen luar negeri seperti Italia yakni tempat dimana ia membeli kupon tersebut. kemudian kupon itu dikirimkan kembali ke Amerika Serikat dan ditukarkan dengan prangko yang harganya jauh lebih mahal. Ponzi menyatakan bahwa keuntungan bersih setelah mengukur nilai tukar mencapai lebih dari 400%. Fantastis bukan?.

Sayangnya setelah berhasil memperoleh keuntungan tersebut, kedok praktik ini mulai terbongkar. Dimana tidak dapat dipungkiri dalam investasi yang dijanjikan seharusnya terdapat 160 juta kupon dikeluarkan. Namun ternyata hanya 27 ribu saja yang terealisasi. Setelah itu Charles Ponzi pun ditangkap dan penjaran.

Cara Skema Ponzi Berjalan

Setelah mempelajari beberapa hal di atas, nyatanya ada 5 elemen dasar yang menjadi kunci bagaimana praktek skema ponzi itu dijalankan, yaitu.

1. Manfaat – Mengimingi manfaat investasi yang luar biasa

Calon investor terayu oleh iming-iming pengembalian modal dalam jumlah besar di atas normal atau ROI (Return of Invesment) + bonus serta tingkat pengembalian yang dianggap tetap (ROI Pasti). Tingkat pengembalian cukup tinggi, diyakini akan memberi manfaat bagi investor karena mereka memberikan angka serealitas mungkin sehingga calon investor merasa percaya.

2. Setup – Membuat jalan cerita mengapa investasi tersebut bakal sukses

Terdapat sebuah penjelasan tentang cara agar investor bisa mendapatkan ROI di atas normal. Triknya dengan jalan mengaku bahwa ia memiliki cara tertentu atau mempunyai akses informasi untuk bisa menjalankan modal dan mengelola modal dengan cepat mendapatkan keuntungan. Atau dia menyebutkan bahwa ia memiliki akses investasi yang sangat menguntungkan namun tidak ditawarkan pada publik. Jadi ia memperlakukan anda seolah-olah orang yang beruntung karena mendapatkan kesempatan menjalankan investasi yang ia tawarkan.

3. Kredibilitas awal – Menarik orang terkenal sebagai endorser

Selanjutnya orang yang menjalankan praktek ini biasanya adalah orang yang dapat dipercaya dan mampu meyakinkan para investor untuk mau menginvestasikan uangnya dalam jumlah tertentu. Atau kalau itu masih kurang menarik bagi calon investornya, ia akan coba memperkenalkan beberapa orang terkenal sebagai bukti bahwa orang tersebut telah mengikuti investasi yang ditawarkan. Tentu dengan begini, investasi yang ditawarkan jadi terlihat begitu menjanjikan.

4. ROI berjangka bagi investor – Begitu ikut investasi langsung memperoleh keuntungan investasi

Setidaknya dalam beberapa putaran, investor dijanjikan mendapat pengembalian modal. Tujuannya agar dalam waktu singkat ia bisa mendapatkan investor yang baru. Makin terlihat bahwa investasi yang ditawarkan makin menjanjikan pendapatan dalam waktu singkat, makin banyak investor yang tertarik untuk mengikutinya. Pengelola skema ponzi telah memperhitungkan berapa jumlah investor yang akan didapat, sehingga bisa diperkirakan berapa uang yang masuk dan investor mana saja yang akan mendapatkan keuntungan.

5. Info dan berita tentang keberhasilan – Membuat berita yang heboh

Yang tak kalah menggiurkan adalah anda akan didengarkan berita tentang keberhasilan pembayaran bonus serta keuntungan yang sudah didapat. Atau yang lebih menarik tentang perkembangan dan potensi praktek tersebut saat ini. beritanya dibuat dengan begitu menyakinkan dan sangat rapi. Dengan begitu calon investor akan dengan senang hati menginvestasikan uangnya dalam jumlah besar.

Cara Menghentikan Praktik Skema Ponzi

Nah setelah mengetahui mengenai skema ponzi di atas, coba anda renungkan kembali bagaimana pola investasi yang sedang anda ikuti saat ini. Jika polanya sama, kemungkinan besar itu adalah skema ponzi. Lantas sebenarnya bagaimana sih cara menghentikan skema ponzi? Karena kabarnya praktek skema ponzi ini tidak bisa dihentikan oleh pihak berwenang.

Tetapi tetap ada cara yang bisa menyebabkan skema ponzi ini berhenti dengan sendirinya.

  1. Pertama adalah saat semua promoter menghilang atau saat semua investor mengambil semua sisa uang yang diinvestasikan.
  2. Karena skema ponzi membutuhkan investasi yang berkesinambungan, saat investasi melamban akan mulau runtuh. Pasalnya promoter akan kesulitas membayar keuntungan yang telah dijanjikan pada investor-investornya. Krisis likuiditas yang dialami promoter ini akan menyebabkan kepanikan seiring dengan semakin banyaknya permintaan uang kembali.
  3. Alasan terakhir adalah adanya pengaruh pasar eksternal seperti saat terjadi jatuhnya perekonomian yang menyebabkan para investor menarik kembali sebagian atau seluruh dana investasi mereka.

Praktek skema ponzi memang sangat merugikan. Ditambah akan banyak korban yang berjatuhan. Kuncinya anda harus menjadi investor cerdas dan memilih mana jenis investor terbaik yang bisa anda ikuti. Jangan karena iming-iming bunga besar anda mau mengenvestasikan sejumlah uang. Bagaimanapun tidak akan anda keuntungan luar biasa besarnya didapat dengan cara yang legal dan instan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu skema ponzi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Perbedaan Reksadana Terbuka vs Tertutup
Mengapa Membeli Emas Sekarang?
Perbedaan antara Dividen dengan Capital Gain
Apa itu Sharpe Ratio? Definisi Sharpe Ratio
7 Tip Perencanaan Keuangan Pribadi dan Investasi
Tips Menghindari Penipuan Investasi
Apa itu Reksadana Saham?
Apa itu Bandar Saham? Definisi Bandar Saham
Perbedaan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) vs Surat Utang Negara (SUN)
Mengenal Single Investor Identification (SID) dan Manfaatnya


Bagikan Ke Teman Anda