Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Strategi Pemasaran Produk?

Sebuah perusahaan bisa memproduksi barang, bisa juga membeli produk secara grosir. Semua itu bisa dilakukan perusahaan dengan gampang. Tapi ada satu hal yang harus terus dipelajari perusahaan, yakni bagaimana memiliki strategi pemasaran yang tepat agar produk yang diproduksi sampai ke tangan konsumen. Sebagian besar strategi pemasaran sebuah produk dimulai dari yang paling dasar yaitu ide atau konsep.

Dari konsep kemudian berlanjut ke beberapa tahap pengembangan. Tahap ini biasanya adalah uji pasar, penetapan harga, pelatihan untuk staf penjualan, dan melaksanakan promosi. Strategi pemasaran produk mencakup semua departemen dalam sebuah perusahaan. Mulai dari departemen teknik, desain, hingga ke promosi, distribusi, dan penjualan.

Strategi Pemasaran Produk Itu Penting

Coba bayangkan kalau perusahaan kita sudah menghabiskan banyak waktu, energi, dan usaha untuk membuat dan akhirnya memproduksi sebuah produk secara massal. Seluruh staf perusahaan sudah menunggu hari di mana produk terbaik ini diluncurkan. Tapi saat hari H ternyata… Promosi gagal dan tidak ada yang beli produk kita.

Kalau sudah begini, siapa yang bisa disalahkan? Mencari-cari kesalahan bukan jawaban yang tepat di saat seperti ini, karena tidak ada gunanya. Sebuah produk harus direncanakan dengan spesifik bentuk promosinya. Percuma saja jika produk sudah sangat sempurna, tapi tidak dipikirkan strategi pemasarannya. Karena itu, simak beberapa hal yang harus diperhatikan dalam strategi pemasaran produk di bawah ini.

  1. Target Market

Ini merupakan salah satu komponen paling penting dari strategi pemasaran produk. Target market biasanya mengarah pada grup demografi yang spesifik. Ini bisa dibedakan berdasarkan beberapa aspek seperti kisaran usia, status sosial dan ekonomi, bahkan hingga ke jenis kelamin, ras, dan kepercayaan.

Sebagai contoh, target market untuk stroller bayi biasanya adalah ibu-ibu yang sedang mengandung atau calon kakek dan nenek. Sementara perusahaan yang memproduksi tasbih akan mengincar target market mereka yang beragama Islam. Karena itu, penting bagi sebuah perusahaan untuk mengertu konsumennya. Loyalitas merek merupakan kunci untuk mengerti apa yang diinginkan konsumen.

Untuk menentukan target market yang tepat, hal yang harus dilakukan adalah menganalisis konsumen perusahaan saat ini dan calon konsumen. Kamu bisa membuat demografi khusus berdasarkan kriteria tertentu. Dari situ, bisa dibuat deskripsi perumpamaan yang mewakilkan karakter konsumen. Dengan menentukan target market, berbagai langkah selanjutnya akan lebih mudah dilakukan.

  1. Fungsi

Strategi pemasaran produk biasanya bermula dari dasar, yaitu apa fungsi produk tersebut. Memahami fungsi produk adalah kunci penting untuk mengetahui dan kemudian memenuhi kebutuhan konsumen. Dari sana, deskripsi produk yang nyata bisa dibuat. Di dalamnya termasuk berbagai fitur dan ragam produk dan apa yang membedakannya dari produk serupa dari kompetitor.

Dalam tahap ini, fungsi harus ditentukan secara detail. Beberapa elemen tambahan juga sudah harus ditentukan di tahap ini. Misalnya servis tambahan seperti garansi, bebas ongkos kirim, dan lain sebagainya. Dengan begitu, elemen tambahan ini juga bisa dimasukkan ke dalam pemasaran nantinya.

  1. Memutuskan Strategi

Dalam memasarkan sebuah produk, ada banyak keputusan yang harus dibuat. keputusan biasanya dibuat dengan bantuan riset pasar atau survei tertentu. Keputusan penting ini mencakup keuntungan yang diinginkan, penetapan harga, distribusi dan cara promosi.

Bentuk promosi antara produk satu dengan lainnya belum tentu sama. Karena itu perusahaan harus benar-benar mengerti produk dan pasarnya agar bisa menggunakan cara promosi yang tepat. Di antaranya adalah dengan iklan, kupon, diskon, atau menggerakkan departemen Public Relations.

  1. Keuntungan

Keuntungan dari strategi pemasaran produk yang terencana dengan baik di antaranya adalah penjualan yang baik dan keuntungan yang lebih banyak. Perusahaan yang menargetkan konsumen yang tepat dan menawarkan produk dengan harga yang masuk akal biasanya akan mendapat keuntungan lebih jika dibandingkan dengan perusahaan yang menentukan hal ini secara sembrono.

Perusahaan juga akan lebih sukses dan mendapat keuntungan lebih banyak jika strategi pemasaran produknya didistribusikan melalui platform yang tepat. Dengan begitu, iklan dan promosi bisa benar-benar mencapai ke target market yang sesuai. Jadi biaya yang dikeluarkan untuk promosi pun terbayar, alias tidak terbuang sia-sia.

  1. Mempertimbangkan Beberapa Hal

Ada beberapa hal yang harus menjadi bahan pertimbangan perusahaan. Misalnya siklus hidup produk. Apa itu? Siklus hidup produk adalah waktu yang dibutuhkan mulai dari tahap pengenalan produk, pertumbuhan, hingga kedewasaan, bahkan penurunan suatu produk. Ini adalah kemungkinan yang bisa terjadi pada berbagai macam produk.

Sesuatu yang dipasarkan dengan teknologi baru biasanya akan meroket selama beberapa tahun pertama. Kemudian akan muncul banyak pesaing yang memasuki pasar dan menjual produk serupa. Penjualan pun mulai mendatar dan akhirnya menurun. Perusahaan bisa memutuskan untuk memperpanjang siklus hidup produk tersebut. Bisa juga membuat lini produk tambahan.

  1. Membuat Rencana Peluncuran Produk yang Detail

Di tahap ini, seharusnya tim perusahaan sudah siap. Saatnya untuk fokus pada aspek eksternal yaitu meluncurkan produk. Merencanakan peluncuran produk dengan baik dan teratur adalah salah satu kunci sukses dari sebuah produk. Semua langkah yang telah dilakukan sebelumnya dapat mempengaruhi keputusan ini.

Agar peluncuran produk berjalan dengan sukses, tentukan bagaimana perusahaan akan bersentuhan dengan target market. Tentukan platform apa yang akan dipilih. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk peluncuran produk adalah lewat sosial media, blog, acara peluncuran secara langsung, preview untuk pre-launch eksklusif, landing page baru di situs perusahaan, kampanye berbayar, dan masih banyak lagi. Metode ini juga bisa digabungkan untuk hasil yang lebih baik.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang strategi pemasaran produk, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Berbagai Macam Strategi Penetapan Harga
Strategi Menghadapi Resesi untuk Perusahaan
Perusahaan Yang Menggunakan Strategi Blue Ocean
Definisi Contribution Margin Pricing/Strategi Penetapan Harga Kontribusi Margin
Definisi Psychological Pricing / Strategi Penetapan Harga Psikologi
Cara Melunasi Utang Menggunakan Strategi Debt Stacking
Strategi Paling Tepat Meminta Kenaikan Gaji Anti Penolakan
Apa itu Penetration Pricing? Definisi Strategi Penetapan Harga Penetration
Strategi Cara Keluar dari Utang
Apa Itu Predatory Pricing? Strategi Penetapan Harga Predatory


Bagikan Ke Teman Anda