Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa itu Tenor Pinjaman?

Tenor adalah istilah yang sering kamu dengar, terutama saat kamu berurusan dengan pengajuan pinjaman dan sejenisnya. Tapi apakah kamu sudah memahami apa itu tenor pinjaman dengan jelas?

Secara umum, tenor bisa diartikan sebagai durasi angsuran yang sudah disepakati oleh dua pihak yang terlibat. Tenor pinjaman sangat erat kaitannya dengan besarnya bunga dan angsuran yang kamu harus bayar.

Simak artikel berikut ini sampai habis untuk memahami segala sesuatu tentang tenor pinjaman!

Definisi Tenor Pinjaman

Tenor pinjaman adalah jangka waktu yang dipilih untuk mengangsur hingga lunasnya pinjaman. Lamanya tenor pinjaman berbeda-beda, tergantung dari pinjaman apa yang kamu ajukan. Misalnya, tenor pinjaman untuk angsuran sepeda motor tentu berbeda dengan angsuran rumah.

Jangka tenor pinjaman juga sangat berpengaruh pada besarnya cicilan yang harus dibayar dan bunga yang ditanggung. Semakin lama tenor pinjaman, maka semakin tinggi pula bunganya. Seseorang biasanya memilih tenor pinjaman yang sesuai dengan kemampuan mereka.

Setelah lama tenor pinjaman ditentukan, baru dapat dihitung besarnya angsuran yang harus dibayar.

Jenis Tenor Berdasarkan Tipe Kredit

Berdasarkan tipe pinjaman yang diajukan, tenor pinjaman dapat dibedakan menjadi:

  1. KPR (Kredit Pemilikan Rumah)

KPR atau Kredit Pemilikan Rumah adalah jenis kredit yang kamu ambil jika kamu ingin membeli rumah dengan sistem angsuran. Jika seseorang memutuskan untuk mengambil angsuran rumah, maka ia harus menanggung bunga KPR. Berikut ini dua jenis suku bunga dalam KPR:

    • Suku bunga mengambang (floating rate). Besarnya bunga akan selalu berubah dan disesuaikan.
    • Suku bunga tetap (fixed rate). Besarnya bunga tidak berubah selama masa angsuran hingga lunas.

Masa tenor pinjaman KPR biasanya berlangsung 5 hingga 20 tahun. Bunga dan uang muka yang harus ditanggung berbeda-beda, tergantung dari durasi pinjaman yang diinginkan. Semakin pendek tenor pinjaman, maka semakin besar pula uang muka yang harus dibayar. Tapi bunganya semakin rendah.

Sebaliknya, jika memilih tenor pinjaman panjang, uang muka semakin rendah namun suku bunga semakin tinggi.

  1. KTA (Kredit Tanpa Agunan)

Jenis tenor pinjaman kedua adalah KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Model pinjaman seperti ini sangat populer saat ini, karena persyaratan pinjaman cukup mudah dan tidak perlu memberikan jaminan. Tenor KTA bisa berlangsung antara 1 sampai 5 tahun. Namun tenor bisa lebih panjang, tergantung dari keputusan debitur dan kesepakatan yang dibuat dengan kreditur.

  1. Kredit Dengan Agunan

Berbeda dengan KTA, jenis kredit seperti ini mengharuskan debitur atau peminjam menyerahkan agunan. Bentuk agunan yang bisa digunakan antara lain adalah rumah, tanah, dan properti lainnya. Tenor pinjaman pun beragam, mulai dari 3-5 tahun dengan besaran bunga yang disesuaikan.

Jenis Tenor Berdasarkan Lamanya Waktu Pinjaman

Seperti yang sudah disinggung di atas, lamanya tenor pinjaman berbeda-beda, tergantung dari kesepakatan yang dibuat oleh kreditur dan debitur dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor. Berikut ini dua jenis tenor berdasarkan durasi waktunya:

  • Tenor Panjang

Tenor panjang adalah durasi waktu pinjaman yang memakan waktu selama bertahun-tahun, biasanya 3 sampai 30 tahun. Tenor panjang biasanya diberlakukan jika seseorang mengajukan cicilan barang yang nilainya besar.

Misalnya seperti kendaraan bermotor, rumah, atau bangunan lainnya. Keuntungan dari tenor panjang adalah nilai cicilan yang rendah dan relatif tidak membebani si peminjam. Namun demikian, karena jangkanya panjang nilai bunga juga menjadi lebih besar.

  • Tenor Pendek

Tenor pendek biasanya berlangsung selama 1 bulan sampai 3 tahun. Umumnya tenor pinjaman diberlakukan untuk angsuran barang yang tidak mahal atau nilainya tidak terlalu besar. Barang-barang yang termasuk ke dalam tenor pinjaman antara lain adalah barang elektronik atau furnitur.

Manfaat Tenor Pinjaman

Adanya tenor pinjaman memberikan manfaat tersendiri, baik untuk kreditur maupun debitur. Manfaat tenor pinjaman antara lain adalah:

  1. Meringankan beban cicilan

Semakin panjang tenor pinjaman, maka semakin kecil pula cicilannya. Meskipun demikian, bunganya semakin besar. Namun bagi mereka yang berpenghasilan rendah, tenor pinjaman panjang dapat meringankan beban bulanannya.

  1. Melindungi kreditur dan debitur

Dalam proses kredit dan selama berlangsungnya masa pinjaman, segala kemungkinan dapat terjadi. Kesepakatan yang dibuat oleh debitur dan kreditur melalui tenor pinjaman melindungi kedua pihak sehingga tidak ada yang diragukan hingga proses angsuran selesai.

  1. Membangun skor kredit bagi peminjam

Skor kredit yang baik sangat penting bagi seseorang, agar mudah mengajukan pinjaman atau angsuran lain di masa depan. Cicilan dengan tenor membantu membangun skor kredit yang baik jika peminjam membayar tepat waktu hingga angsuran selesai.

Faktor Penentu Tenor Pinjaman

Tenor pinjaman bagi setiap orang berbeda-beda, dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Berikut ini adalah faktor-faktor yang menentukan lamanya tenor pinjaman seseorang:

  • Penghasilan
  • Kepemilikan rumah dan aset lainnya
  • Kendaraan
  • Jumlah tanggungan dalam keluarga

Itu dia pembahasan lengkap tentang apa itu tenor pinjaman, lengkap dengan jenis, manfaat, serta faktor penentu tenor pinjaman tersebut. Nanti jika kamu ingin mengajukan pinjaman atau kredit, kamu bisa memilih jangka tenor yang paling sesuai dengan kemampuan, berikut konsekuensi yang harus kamu tanggung.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu teno pinjaman, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



5 Alasan Mengapa Bisnis Kecil Akan Tetap Kecil
Apa Itu Contribution Margin: Pengertian dan Cara Menghitungnya
Apa Itu Branding?
Peluang Bisnis Hotel Lewat Virtual Hotel Operator (Airy Rooms, Zen Rooms, RedDoorz, dll)
Cara Mendapatkan Pelanggan Untuk Bisnis Baru
Tip Mencari Ide Nama Brand
Apa Itu Studi Kelayakan Bisnis?
7 Cara Memvalidasi Sebuah Ide
Perbedaan Managemen Bisnis vs Administrasi Bisnis
Tipe-Tipe Orang yang Bakal Gagal Berbisnis


Bagikan Ke Teman Anda