Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Tujuan Rencana Bisnis?

Rencana bisnis (business plan) adalah pernyataan formal mengenai tujuan berdirinya suatu bisnis, yang di dalamnya memuat tentang alasan dan keyakinan dari pendiri bahwa tujuan tersebut bisa dicapai, termasuk strategi-strategi yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut.

Sederhananya, rencana bisnis merupakan cetak biru dari suatu bisnis. Memulai bisnis tanpa rencana bisnis tentu akan berisiko tinggi. Sebab itulah, rencana bisnis penting untuk memulai suatu bisnis dan setiap pengusaha membutuhkannya. Adapun alasannya sebagai berikut.

  • Untuk mencari pinjaman atau investasi

Tidak akan ada orang atau lembaga yang bersedia meminjami Anda uang sebagai modal usaha dengan begitu mudahnya, apalagi dalam jumlah yang cukup besar. Sama halnya tidak akan ada investor yang tertarik untuk menanamkan dananya pada suatu bisnis apabila tidak mengetahui dengan jelas tujuan dari bisnis tersebut.

Ketika Anda membutuhkan pinjaman dana atau bahkan sudah memiliki pendanaan yang bersumber dari bank atau non-bank, angel investor, atau yang lainnya, mereka pasti ingin tahu bahwa Anda memiliki kapabilitas (capable) yang baik dalam menjalankan bisnis. Kemampuan tersebut tercermin dari rencana bisnis Anda.

Rencana bisnis tak hanya merepresentasikan kecakapan Anda dalam mengelola bisnis dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan, tetapi juga kemampuan menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Oleh sebab itu, rencana bisnis perlu menyajikan data secara visual melalui bagan dan grafik, agar pemodal dapat dengan mudah memahami model bisnis dan keuangan Anda.

  • Membantu menumbuh-kembangkan bisnis lebih cepat

Rencana bisnis adalah tentang menetapkan tujuan secara teratur, melacak kemajuan menuju tujuan yang telah ditetapkan, dan membuat perubahan pada bisnis sesuai dengan kondisi pelanggan yang mengalami perubahan seiring Anda mempelajarinya lebih lanjut.

Prinsipnya, menyusun rencana bisnis bukan tentang menghasilkan dokumen yang mampu memprediksi masa depan perusahaan secara akurat. Menulis rencana bisnis dan memantaunya secara rutin lebih penting karena memungkinkan Anda mengetahui apa saja yang menjadi kekurangan, sehingga bisa diperbaiki dengan segera.

Bahkan hasil penelitian yang pernah dilakukan membuktikan bahwa perusahaan yang merencanakan dan meninjau hasil kerjanya secara teratur dapat mengalami pertumbuhan bisnis yang lebih cepat. Tak hanya itu, perusahaan yang menyusun perencanaan bisnis dengan baik memiliki kinerja yang lebih baik.

  • Membuat keputusan besar dengan lebih percaya diri

Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bisnis, Anda akan dihadapkan pada berbagai masalah yang menuntut Anda untuk mengambil keputusan yang tepat. Ketika bisnis berkembang, Anda harus menentukan waktu yang tepat untuk merekrut karyawan baru, dan melakukan ekspansi bisnis dengan membuka cabang baru.

Perekrutan karyawan baru atau pembukaan cabang baru di lokasi baru merupakan permasalahan yang membutuhkan keputusan besar dan tepat. Sebab, permasalahan tersebut berkaitan erat dengan pengeluaran biaya yang tidak kecil. Jangan sampai keputusan yang diambil justru terlalu membebani finansial bisnis Anda, sehingga berisiko gagal dan bangkrut. Untuk menghindari risiko tersebut, Anda harus meninjau setiap perkiraan atau skenario yang telah dipetakan dalam rencana bisnis Anda. Dengan demikian, Anda akan mengetahui dengan jelas kekurangan dan keunggulan dari bisnis Anda, sehingga Anda dapat mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.

  • Mendeteksi krisis keuangan lebih awal

Finansial menjadi ‘jantung’ dari berlangsungnya suatu bisnis. Oleh sebab itu, arus kas bisnis penting untuk selalu dipantau, agar operasional bisnis bisa berjalan dengan lancar. Laporan arus kas merupakan salah satu dari laporan keuangan utama yang harus disusun dalam rencana bisnis Anda.

Pemantauan dan peninjauan secara teratur terhadap laporan arus kas memungkinkan Anda untuk melihat potensi tantangan arus kas lebih awal. Dengan begitu, Anda bisa mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghindari krisis keuangan, yang mengakibatkan Anda tidak dapat membiayai operasional bisnis secara berkesinambungan.

  • Membantu meminimalisir risiko

Sebagai pengusaha, apalagi masih pemula, Anda tentu belum banyak mengetahui seluk-beluk bisnis yang akan atau sedang dijalankan. Siapa pelanggan utama Anda, pesaing Anda, dan bahkan cara mengelola bisnis agar mampu mencapai keuntungan maksimal. Semua hal tersebut mungkin belum Anda ketahui secara pasti apalagi menguasainya.

Di sinilah peran penting dari perencanaan bisnis. Dengan perencanaan bisnis, berbagai ketidaktahuan dan ketidakpastian Anda mengenai bisnis yang dijalankan akan dapat menemukan kejelasan sehingga Anda dapat meminimalisir risiko. Caranya tentu dengan menyusun dan meninjau rencana bisnis Anda secara rutin, sehingga Anda dapat mendeteksi titik lemah dari bisnis Anda. Dengan demikian, Anda dapat menyusun dan mengembangkan rencana darurat untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul.

  • Memperkokoh fundamental bisnis

Perencanaan bisnis merupakan ‘wadah’ yang tepat untuk memetakan tujuan penjualan dan pendapatan bisnis sesuai dengan anggaran pengeluaran. Tak hanya itu, perencanaan bisnis juga menggambarkan hubungan yang jelas antara investasi dengan hasil yang ingin dicapai. Dengan perencanaan bisnis, Anda sedang mempersiapkan diri untuk menjadi sukses.

Bekerja dalam tim yang memiliki banyak anggota tidaklah mudah. Sebab, akan banyak pertentangan yang diakibatkan oleh visi dan persepsi yang tidak sama. Namun, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menyusun perencanaan bisnis. Rencana bisnis memberikan informasi mengenai bisnis Anda secara gamblang, sehingga akan membantu Anda dan tim memiliki pemikiran, visi, dan persepsi yang sama. Dengan visi dan persepsi yang sama, Anda dan tim kerja akan mampu berjalan selaras, sehingga tercapai efisiensi secara keseluruhan.

  • Menjadi salah satu aset berharga dalam bisnis

Seiring dengan berkembangnya bisnis, bisa jadi Anda akan memutuskan untuk menjualnya di masa yang akan datang, atau memposisikan diri untuk akuisisi. Proses penjualan bisnis akan lebih sulit, apabila calon pembeli tidak mengetahui kemampuan bisnis Anda dalam menghasilkan keuntunggan. Tentu calon pembeli tidak mudah terbujuk dan tertarik untuk membeli bisnis Anda hanya dengan ‘rayuan’ secara lisan atau iklan yang persuasif. Mereka butuh data konkret yang merepresentasikan ‘rekam jejak’ bisnis Anda.

Perencanaan bisnis merupakan rekam jejak bisnis Anda. Oleh sebab itu, perencanaan bisnis menjadi salah satu aset berharga ketika Anda berkeinginan untuk menjual bisnis Anda. Bisnis

Anda cenderung lebih bernilai bagi calon pembeli apabila mereka mampu memahami model bisnis Anda dengan mudah, mengetahui target pasar dari bisnis tersebut, serta keseluruhan potensi bisnis untuk terus tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu tujuan rencana bisnis, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Komplain Umum Pelanggan Dan Solusinya
Apa itu Dupont Analysis? Definisi Dupont Analyisis
Saran-saran dalam Berbisnis
Tip Menentukan Nama Brand Pakaian / Distro
6 Pertanyaan yang Harus Diajukan Sebelum Memulai Bisnis yang Baru
7 Cara Memvalidasi Sebuah Ide
Cara Membuka Toko di Tokopedia
Apa Keuntungan Dan Kerugian Memulai Bisnis Sendiri?
Apakah Bisa Memulai Bisnis dengan Modal Dengkul?
Kelebihan dan Kekurangan Menjalankan Bisnis Bersama Pasangan


Bagikan Ke Teman Anda