Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa yang Membuat Orang Tidak Disukai?

Setiap orang tentu ingin disukai oleh orang-orang di sekelilingnya. Atas dasar itu, banyak orang yang mencoba berbagai hal agar bisa diterima dan disukai oleh orang-orang di sekelilingnya. Namun sayangnya, banyak usaha yang justru menjadi boomerang sehingga bukannya malah disukai, orang tersebut justru malah tidak disukai. Berikut ini hal-hal yang membuat seseorang menjadi tidak disukai.

1. Terlalu Sering Muncul di Media Sosial

Siapa yang tidak tahu tentang media sosial? Media sosial seperti facebook, twitter, hingga instragram telah memberikan kemudahan pada penggunanya untuk berbagi setiap momen. Karena kemudahan tersebut, orang-orang menjadi sering berbagi momen di media sosial dengan tujuan ingin dilihat orang. Masalahnya adalah, sesungguhnya orang-orang tidak menyukai seseorang yang terlalu sering muncul di media sosial.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang terlampau sering berbagi momen di media sosial adalah jenis orang yang sangat butuh perhatian dan dukungan. Namun sayangnya,  Pew Research Center mengungkapkan bahwa kegiatan terlalu sering berbagi momen di sosial media justru membuat orang-orang menjadi tidak suka kepada Si Pembagi Momen tersebut. Berbagi memang suatu kebutuhan manusia. Namun jika terlalu sering berbagi, maka hal itu justru tidak baik. Bayangkan saja, jika seseorang tiap saat ia makan, minum, jalan-jalan, membaca buku, terus saja update di media sosial, bukankah orang yang melihat menjadi risi?

2. Biang Gosip

Membicarakan aib orang lain adalah sesuatu yang sudah jelas tidak baik. Meskipun kegiatan bergosip adalah kegiatan yang menyenangkan, khususnya di kalangan kaum hawa, lebih baik seseorang menghindari kegiatan tersebut. Selain membawa dampak buruk bagi korban gosip, dampak buruk juga akan menimpa si biang gosip. Nama baik Si Biang gosip akan tercoreng karena tingkahnya tersebut.

Meskipun bisa saja orang berlaku baik di depan biang gosip, orang-orang cenderung tidak menyukai Si Biang Gosip. Biang Gosip dianggap sebagai orang yang kurang kerjaan yang bisanya hanya mengurusi kehidupan orang lain. Di belakang, orang-orang justru akan menjauhi dan menjelek-jelekkan Si Biang Gosip tersebut karena hobinya bergosip tersebut.

3. Terlalu Serius

Hidup memang butuh keseriusan, apalagi dalam usaha meraih tujuan hidup. Tanpa keseriusan, tujuan hidup tak akan bisa dengan mudah tercapai. Seringnya, orang-orang yang sudah tahu tujuan hidupnya akan membuat sejumlah planning dan fokus untuk mengejar tujuannya. Karena fokus tersebut, seringkali seseorang mengabaikan segala hal yang ada di sekitarnya. Sikap tersebut membuat orang lain menjadi terabaikan dan menganggap bahwa seseorang tersebut adalah orang yang terlalu serius.

Agar terhindar dari cap ‘Orang yang Terlalu Serius’, ada satu hal yang bisa dilakukan. Umumnya, orang-orang tidak menyukai orang yang terlalu serius karena dinilai tidak bisa diajak bersenang-senang. Oleh karena itu, sebaiknya seseorang menyeimbangkan antara fokus untuk menata hidup dengan waktu untuk refreshing atau bersenang-senang. Jika memang kewajiban sudah selesai dilakukan dan ada ajakan teman untuk keluar, lebih baik menerima ajakan teman tersebut. Dengan menerima ajakan tersebut, relasi dengan teman akan tetap terjaga dan teman tidak akan menganggap orang tersebut sebagai orang yang terlalu serius.

4. Close Minded

Close Minded adalah salah satu sifat yang tidak disukai orang. Sikap close minded atau berpikiran sempit sering mengantarkan seseorang pada sifat keras kepala. Orang yang keras kepala adalah tipe orang yang terlalu keras pada pendiriannya dan cenderung menganggap bahwa dirinyalah yang paling benar. Orang dengan sifat keras kepala sulit untuk menerima masukan dari orang lain, bahkan sulit untuk hanya sekadar mengobrol ringan dengan orang lain. Di lain sisi, dalam kehidupan sosial, seorang individu pasti dituntut untuk bersosialisasi dengan sesama, termasuk dalam hal bertukar pikiran.

Close minded benar-benar harus dihindari dan sebisa mungkin dihilangkan agar seseorang dapat bersinergi dengan sesama. Agar terhindar dari sifat close minded, seseorang haruslah belajar untuk mendengarkan orang lain, menerima nasihat-nasihat, termasuk menerima kritik-kritik dari orang-orang sekitar. Sifat close minded juga dapat dihilangkan dengan cara memosisikan diri sebagai orang lain, sehingga orang tersebut dapat mengerti dan melihat segala sesuatu dari sudut pandang orang lain.

5. Tulalit

Tulalit yang dimaksud kali ini adalah orang yang lamban atau lemot dalam memproses sesuatu. Ciri-ciri yang paling terlihat dari orang yang tulalit adalah selalu meminta seseorang untuk mengulang pernyataan, padahal seseorang tersebut sudah menyatakannya. Berbicara dengan orang yang tulalit akan membuang banyak energi bagi lawan bicara. Lawan bicara akan terus diminta untuk mengulang pernyataan, bahkan jika lawan bicara memberikan suatu pertanyaan, Si Tulalit cenderung menjawab dengan jawaban yang tidak sesuai.

Salah satu penyebab orang menjadi tulalit adalah orang tersebut terlalu fokus dengan apa yang ingin dia sampaikan sehingga tidak fokus dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara. Padahal, setiap orang butuh dan ingin untuk didengar. Namun sayangnya, orang tulalit tidak mengerti akan hal itu. Oleh sebab itu, seseorang hendaknya mencoba untuk menghargai serta mendengarkan orang lain sehingga dapat terhindar dari sifat tulalit.

6. Terlalu Terbuka di Awal Pertemanan

Masa awal pertemanan adalah saatnya seseorang untuk saling mengenal. Di awal pertemanan, biasanya orang cenderung masih sungkan sehingga cenderung menutup rapat masalah pribadinya dan hanya membicarakan tentang masalah-masalah yang ala kadarnya. Meskipun begitu, ada satu jenis orang yang baru saja berada di fase awal perkenalan namun sudah bercerita mengenai seluk beluk tentang dirinya. Yang lebih parah lagi adalah seseorang tersebut sampai curhat tentang masalah pribadinya, padahal baru saja saling mengenal. Hal tersebut bukannya meninggalkan kesan friendly, namun justru meninggalkan kesan negatif bagi orang-orang di sekitar.

Orang yang terlalu terbuka di awal pertemanan biasanya akan bercerita hanya tentang masalah-masalahnya, sehingga semua percakapan yang terbentuk hanyalah tentang dirinya. Tanpa sadar, orang akan merasa risi dan diam-diam menaruh rasa tidak suka kepada orang tersebut. Maka dari itu, pengendalian diri juga dibutuhkan apalagi saat awal-awal berkenalan dengan seseorang.

Itu tadi 6 hal yang membuat seseorang menjadi tidak disukai. Pada dasarnya, orang-orang tidak suka pada seseorang yang memiliki sifat terlalu dalam segala hal. Terlalu berlebihan, terlalu sombong, terlalu sok, terlalu serius, dan terlalu-terlalu lainnya. Sebagai makhluk sosial, manusia juga harus belajar dan mengerti tentang perasaan manusia lain, sehingga dapat terjadi hubungan manis dan harmonis antar sesama manusia.

Referensi: https://www.quora.com/What-makes-someone-unlikable

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa yang membuat orang tidak disukai, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Ternyata Ini Alasan Orang-Orang Memulai Bisnis
Bisakah Orang Pemalas Menjadi Sukses?
Bagaimana Menjadi Orang yang Rajin dan Tidak Menunda Pekerjaan?
Orang-orang yang Bertanggung Jawab Karena Menyebabkan Krisis Ekonomi
Ciri-Ciri Orang Dengan Mental dan Emosional Kuat
Cara Menghadapi Orang yang Negatif
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2018
Mengapa Orang Yahudi Bisa Cerdas & Sukses?
Mengapa Tidak Semua Orang Cerdas Menjadi Kaya?
Bagaimana Menjadi Orang di Atas Rata-rata? Ini Tipnya!


Bagikan Ke Teman Anda