Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tips Jitu Mencari Ide Bisnis Cemerlang Sesuai Keterampilan

Di balik setiap bisnis yang sukses, terdapat ide cemerlang yang dihasilkan oleh otak-otak wirausaha yang cemerlang. Mencari ide bisnis bisa dibilang sebagai proses yang paling penting sekaligus paling sulit untuk seseorang yang ingin memulai usahanya.

Ide bisnis apa yang ingin kamu kembangkan adalah langkah pertama dalam membangun bisnis sebelum kamu bisa melakukan hal yang lain. Mungkin banyak dari kamu yang mengandalkan mesin pencarian di internet untuk menemukan ide bisnis apa yang bisa mengantarkan kamu pada kesuksesan. Di era teknologi canggih seperti sekarang, hal ini memang sangat wajar. Namun sebaiknya kamu mulai menghentikan kebiasaan ini dan melihat ke dalam dirimu sendiri untuk mencari ide bisnis yang paling cemerlang.

Dalam proses pencarian ide bisnis yang menguras tenaga dan pikiran, ada tiga hal utama yang harus kamu pertimbangkan: hobi, pengetahuan, dan ketrampilan.

Menyatukan hobi, pengetahuan, dan ketrampilan

Ketika kamu sudah mulai memikirkan bisnis apa yang ingin kamu bangun, maka kamu harus bertanya lagi ke dalam dirimu tentang tiga hal yang penting: apa yang menjadi hobi, pengetahuan, dan ketrampilanmu?

Menyatukan ketiga hal tersebut akan menghasilkan ide bisnis yang inovatif, menyenangkan, dan bisa kamu lakukan dengan baik meski nantinya banyak tantangan yang harus dihadapi.

  • Analisa skill pribadi

Skill atau ketrampilan sangat erat hubungannya dengan pengetahuan. Saat diberi pertanyaan, “apa skill terbesarmu?” mungkin kamu akan bingung menjawabnya. Skill bisa diartikan secara sederhana sebagai pengetahuan dalam melakukan atau mencapai sesuatu.

Skill didasari oleh pengetahuan. Tanpa adanya pengetahuan, maka akan sulit menghasilkan skill mumpuni. Sementara pengetahuan bisa kamu dapatkan dari mana saja, baik secara formal maupun informal. Sekolah dan lembaga pendidikan lainnya adalah tempat kamu mendapatkan pengetahuan formal, sementara pengetahuan informal bisa didapatkan dari kecerdasan, pengalaman, dan hobi.

  • Cari ide-ide bisnis yang sesuai dengan skill kamu

Pada tahap inilah kreativitas wirausaha-mu akan diuji. Setelah kamu berhasil menganalisa kekuatan diri melalui skill, hobi, dan pengetahuan, kini saatnya kamu menuliskan ide-ide bisnis yang berkaitan dengan ketrampilan yang kamu miliki.

Misalnya, jika kamu adalah seorang yang ahli dalam desain digital, mungkin kamu akan terpikir untuk membuat agensi sendiri.

  • Pilih ide bisnis yang paling cocok dengan ketrampilan diri

Saat kamu mencari ide-ide bisnis yang sesuai dengan ketrampilan, jangan hanya menekankan pada satu ide saja. Setidaknya kamu harus punya 3 sampai 4 ide untuk dipertimbangkan lagi nantinya. Mengapa demikian?

Di antara ide-ide yang sudah kamu tuliskan, tetapkan pilihan pada poin dimana kamu memiliki kekuatan terbesar dari segi ketrampilan. Dimulai dari sini, kamu sudah punya bekal yang “cukup” untuk mengawali bisnismu.

Mengapa bisnis harus disesuaikan dengan ketrampilan?

Banyak orang membangun bisnis yang tidak sesuai dengan minat dan ketrampilan mereka karena berbagai hal. Entah karena mereka merasa skill yang mereka kurang menjanjikan atau karena tergiur dengan tren bisnis yang sukses di pasaran meski tidak sesuai dengan skill yang dimiliki.

Padahal jika kamu membangun bisnis sesuai ketrampilan, maka kamu sudah berada di setengah jalan menuju kesuksesan. Sisanya tingga seberapa baik eksekusi yang kamu lakukan.

Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika menjalankan bisnis yang sesuai dengan ketrampilanmu:

  • Kamu akan punya pengetahuan sebagai pedoman dalam menjalankan bisnis sehingga mampu menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa membahayakan ketrampilan bisnismu.
  • Dengan skill yang kamu miliki, kamu akan bisa menyelesaikan tugas-tugas yang ada dengan baik dan mengurangi bujet untuk membayar karyawan karena kamu bisa melakukannya sendiri.
  • Kamu bisa menemukan solusi atas semua permasalahan yang terjadi dalam bisnismu dengan proses pembuatan keputusan yang lebih efektif dan berkualitas.
  • Kamu akan menyukai pekerjaanmu dan hidupmu akan terasa lebih bahagia.
  • Kamu bisa menyalurkan passion-mu semaksimal mungkin melalui ide-ide yang kamu miliki untuk memajukan bisnismu.
  • Pekerjaanmu tidak akan menyebabkan stress.

Cara menemukan ide bisnis yang cemerlang

Menjalankan sebuah bisnis memang bukan sesuatu yang mudah. Kamu akan menjumpai banyak tantangan dan masalah yang tidak terduga. Namun dari sekian banyak masalah yang ada, menemukan ide yang cemerlang untuk bisnismu mungkin adalah yang paling sulit.

Ini merupakan penentu langkah-langkah selanjutnya yang harus kamu ambil. Buat kamu yang membutuhkan inspirasi dalam mencari ide bisnis, berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa membantumu.

  • Cari solusi atas permasalahanmu sendiri

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu pasti menemui hal-hal yang kamu rasa mengganggu dan merepotkan. Mulailah ide bisnis dengan tujuan untuk mencari solusi atas permasalahan yang kamu alami.

Misalnya, kamu ingin membuat sesuatu yang memudahkan orang lain, membuat proses dalam melakukan sesuatu lebih efisien, hemat waktu dan tenaga, hingga memberi sesuatu yang lebih mudah dijangkau banyak orang dan lebih murah.

  • Identifikasi tren yang sedang berlangsung

Saat kamu menemui jalan buntu dan tidak mendapatkan ide apapun untuk memulai bisnis baru, lihatlah apa yang sedang terjadi di media sosial. Manfaatkan semua platform yang ada mulai dari Reddit, Twitter, YouTube, Buzzfeed, hingga Instagram.

Atau kamu juga bisa menjadi pioner dengan bisnismu. Sebagai pengingat, Nadiem Makarim dengan Go-Jek yang ia dirikan merupakan pelopor layanan delivery makanan dan ojek online yang kini viral di Indonesia. Ide bisnisnya yang cemerlang memudahkan kehidupan banyak orang dan membuka jutaan lapangan pekerjaan baru yang tidak terduga sebelumnya.

  • Eksplorasi passion-mu

Untuk mengeksplorasi passion terbesarmu dalam hidup, ada dua hal yang bisa kamu lakukan. Pertama adalah dengan melihat kembali pekerjaan-pekerjaanmu di masa lampau. Apakah kamu merasa nyaman dan bahagia? Atau justru pekerjaan yang sudah kamu tinggalkan adalah sesuatu yang tidak kamu sukai?

Kedua adalah dengan membuat daftar hal-hal yang akan kamu kerjakan dengan sukarela. Misalnya kamu hobi memasak makanan sehat untuk diet sehari-hari, mungkin kamu bisa mulai membuat blog tentang kesehatan dan gaya hidup sehat, atau justru menjual resepmu dalam bentuk makanan kepada orang lain.

  • Bangun kekuatanmu sendiri

Dalam menjalankan bisnis, kamu harus mengandalkan kekuatanmu sendiri. Oleh karena itu, kamu harus membangun kekuatanmu dari dalam. Tinjau kembali semua pekerjaanmu di masa lalu yang memaksimalkan penggunaan skill yang kamu miliki. Misalnya kamu pernah bekerja sebagai marketing yang pandai membuat tulisan untuk mempromosikan produk yang kamu jual, kamu bisa memulai bisnis baru sebagai penulis yang terspesialisasi di bidang copywriting.

Kamu juga harus memperhitungkan aspek lain seperti jaringan yang kamu miliki. Jika kamu punya banyak teman, manfaatkan mereka untuk mempromosikan bisnismu. Atau akan lebih baik lagi jika kamu bisa menggaet mereka sebagai salah satu klien pertamamu jika pekerjaan mereka berkaitan dengan bidangmu.

Promosi yang paling ampuh berawal dari teman-teman terdekat dan kamu harus bisa memanfaatkannya dengan baik.

  • Jadikan dirimu sebagai mesin ide

Proses menggali ide bisnis akan menguras waktu, energi, dan pikiranmu. Tidak jarang banyak orang yang membutuhkan waktu selama bertahun-tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk merealisasikan ide-ide tertentu.

Sebagai contoh, kamu sudah menentukan ingin membuka kedai kopi dari hobimu menyeruput kopi dan kamu memahami berbagai macam jenis kopi sebagai dasar pengetahuannya. Setiap harinya, paksakan dirimu untuk menuliskan sedikitnya 10 macam ide berbeda yang berkaitan dengan kopi. Seperti teknik-teknik brewing kopi terbaru untuk menghasilkan rasa tertentu, varian kopi yang akan kamu gunakan, dan masih banyak lagi.

Selagi kamu mencari inspirasi dan menuliskan ide, jangan lupa untuk banyak membaca. Membaca dalam arti bukan hanya buku saja, tetapi semua informasi yang berkaitan dengan ide bisnismu melalui blog, artikel, hingga post di media sosial. Semakin banyak membaca sama dengan melakukan ekspansi pada bisnismu.

  • Terapkan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi)

Tips membangun bisnis yang paling cemerlang bisa dilakukan dengan menerapkan metode ATM yaitu amati, tiru, dan modifikasi. Kamu bisa mengadopsi model bisnis yang ada dan terbukti sukses di tempat lain, industri lain, atau klien lain.

Contoh yang paling sederhana adalah layanan delivery jika kamu bergerak di bidang penjualan barang. Bukalah layanan pengiriman dan pemesanan secara daring untuk para pelangganmu agar mereka merasa nyaman. Misalnya, kamu bisa melakukan pengiriman gratis dengan jumlah minimum pembelian tertentu, sehingga pelanggan tidak perlu datang ke tokomu. Hal-hal seperti inilah yang sangat disukai masyarakat sehingga kamu harus jeli dalam membaca peluang yang ada.

Cara ini juga bisa diterapkan dengan menjadi dropshipper atau reseller bagi produk tertentu. Misalnya kamu membeli pakaian dalam jumlah banyak langsung dari pabrik atau produsen, lalu mengambil keuntungan dengan cara menjualnya kembali kepada orang lain dengan harga eceran lebih mahal.

  • Minta pertolongan dari orang-orang terdekat

Kamu tidak perlu membangun bisnismu dari awal seorang diri. Jika kamu merasa bisa melakukan semuanya sendirian, maka sama saja dengan membatasi potensimu untuk sukses. Terkadang temanmu bisa mencetuskan ide baru yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya.

Kamu bisa berkaca dari pengalaman Mark Zuckerberg dan Eduardo Saverin ketika merintis Facebook. Zuckerberg adalah seorang jenius yang menjadi otak dari pengembangan jejaring sosial terbesar di dunia itu, sementara Saverin adalah pendukung finansial yang membantu kelancaran bisnis mereka. Meski pada akhirnya keduanya berpisah jalan, namun tanpa adanya bantuan dari Saverin, mustahil Zuckerberg bisa membangun Facebook hingga menjadi perusahaan besar seperti hari ini.

Hal yang sama terjadi pada pendiri Apple, mendiang Steve Jobs dan teman baiknya Steve Wozniak. Ketika Jobs mampu membaca peluang pasar untuk mengembangkan komputer jenis baru untuk menghentikan dominasi Microsoft, ia tidak memahami teknik komputer sama sekali. Sementara itu Wozniak adalah seorang yang sangat ahli di bidang komputer. Kolaborasi keduanya menghasilkan salah satu perusahaan terbesar dunia saat ini, Apple.

  • Perluas jaringan pertemanan

Selain bekerja sama dengan orang terdekat yang bisa kamu percayai, kamu juga perlu memperluas jaringan pertemanan untuk menemukan ide-ide baru yang tidak terduga. Melangkahlah keluar rumah, temui teman-teman lama, dosen, guru, atau orang-orang lain yang kamu anggap berpengaruh di hidupmu. Ide-ide cemerlang juga bisa muncul dari interaksi sekali waktu dengan orang asing, seperti orang yang baru pertama kamu temui di kedai kopi yang ternyata memiliki nilai-nilai dan prinsip yang sama denganmu.

  • Bepergian ke tempat baru

Traveling atau bepergian tidak hanya membawamu ke tempat baru, tetapi juga membuka matamu akan ide-ide yang baru pula. Leopold Fernandez Pujals menemukan ide untuk membangun Domino’s Pizza ketika ia bepergian ke Amerika Serikat dan terkesan dengan layanan makanan cepat saji di Negeri Paman Sam itu.

Ketika kembali ke negara asalnya di Spanyol, ia menerapkan sistem yang sama dan mendirikan TelePizza pada tahun 1986. Kini Domino’s Pizza beroperasi di 8 negara dengan total karyawan sebanyak 13 ribu orang dan mencapai angka penjualan USD sebesar 260 juta.

Ide-ide bisnis cemerlang bisa kamu temukan di sekitarmu, dari orang-orang terdekatmu. Sekecil dan sesederhana apapun ide yang terlintas di pikiranmu, jangan lupa untuk mencatatnya agar bisa kamu lihat lagi dan dikembangkan di kemudian hari.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tips jitu mencari ide bisnis cemerlang sesuai keterampilan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Usaha Waralaba, Kelebihan dan Kekurangan?
Tip dan Saran Finansial bagi Generasi Milenial Umur 25-an
Contoh-contoh Konsinyasi
10 Hal yang Jarang Dibicarakan Dalam Menjalankan Bisnis
Cara Membuat Marketing Plan
Skill Bisnis Yang Dapat Dipelajari dari Pendidikan di Kemiliteran
Definisi Debt to Income Ratio?
Mengapa Banyak Usaha Kecil Yang Gagal?
Ajarkan Anak Keterampilan Penting Ini, Keterampilan yang Tidak Diperoleh di Sekolah
Cara Membuka Lapak di Bukalapak


Bagikan Ke Teman Anda