Apakah Capital Budgeting Penting Dilakukan Perusahaan?
Tiap perusahaan pasti menginginkan keuntungan maksimal dalam bisnis yang dijalankan. Salah satu cara yang digunakan dalam menentukan proyek mana yang dinilai menguntungkan adalah dengan capital budgeting. Prinsip akuntansi ini sangat berguna untuk dasar pengambilan keputusan terkait keuangan.
Meski demikian, masih banyak yang mempertanyakan apakah capital budgeting penting dilakukan perusahaan atau tidak? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita ulas lebih dalam.
Memahami Apa Itu Capital Budgeting
Capital budgeting atau penganggaran modal merupakan proses evaluasi biaya serta manfaat dalam proyek skala besar. Capital budgeting bisa juga dikatakan sebagai investasi jangka panjang yang bermanfaat meningkatkan aset modal perusahaan. Seperti gedung kantor, pemeliharaan gedung, peralatan, hingga renovasi.
Selain itu, penganggaran modal juga sangat berguna dalam membantu pengambilan keputusan keuangan. Adapun yang relevan dalam pengambilan keputusan keuangan ini meliputi beberapa proyek seperti:
- Memperluas tenaga kerja
- Mengembangkan produk baru
- Memperluas target market
- Proyek renovasi
- Meningkatkan peralatan serta teknologi
- Investasi pada peralatan, bangunan baru, hingga teknologi.
Adanya capital budgeting sangat penting karena bermanfaat menciptakan akuntabilitas serta pengukuran. Setiap bisnis pasti berupaya menginvestasikan sumber dayanya dalam suatu proyek.
Jika perusahaan memiliki cara untuk untuk mengukur efektivitas keputusan investasinya, tentunya peluang untuk bertahan di pasar yang kompetitif lebih besar dibandingkan yang tidak memilikinya. Proses penganggaran modal ini juga bermanfaat untuk menentukan profitabilitas ekonomi jangka panjang da keuangan dari tiap proyek investasi.
Bagaimana Cara Kerja Capital Budgeting?
Cara kerja metode ini sangat sederhana. Tugas pertamanya adalah menentukan apakah sebuah proyek terbukti menguntungkan atau sebaliknya. Caranya dengan menggunakan sejumlah metode diantaranya:
- Periode pengembalian
- Tingkat pengembalian internal
- NPV
Tiga macam metode tersebut merupakan cara paling umum untuk memilih proyek yang cocok bagi perusahaan. Cara kerja capital budgeting yang ideal berbeda-beda untuk tiap perusahaan. Semua tergantung dari preferensi manajemen serta kriteria seleksi.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa penjelasan cara kerja dari tiap metode capital budgeting.
Metode dalam Capital Budgeting
Dalam menentukan proyek mana yang dinilai bernilai dan layak dikejar, tiap perusahaan memiliki sejumlah metode penilaian yang berbeda. Penganggaran modal dapat diklasifikasikan ke dalam dua macam yakni arus kas tradisional dan discounted cash flow.
- Teknik Tradisional
Teknik ini terdiri dari dua metode, yakni metode pengembalian dan metode tingkat pengembalian rata-rata.
-
- Periode Pengembalian
Metode satu ini merupakan cara yang paling sederhana dalam menganggarkan proyek baru. Dalam metode ini, yang diukur adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk memperoleh arus kas masuk dari proyek untuk memulihkan apa yang akan diinvestasikan.
Pada saat menggunakan metode ini, pengembalian yang lebih pendek menandakan proyek lebih menarik. Mengapa demikian? Karena biaya investasi yang sudah digelontorkan perusahaan dapat didapatkan lagi dalam waktu singkat. Metode ini cocok untuk perusahaan dengan modal terbatas.
-
- Tingkat Pengembalian Rata-rata
Metode ini juga dikenal sebagai pengembalian investasi atau return on investment. Cara kerjanya dengan menggunakan informasi akuntansi yang diperoleh dari laporan keuangan untuk mengukur profitabilitas investasi. Sejumlah perusahaan lebih memilih metode rata-rata ini karena pertimbangan pendapatan proyek selama umur ekonomisnya.
- Teknik discounted cash flow atau diskontokan
Teknik dalam capital budgeting yang satu ini terdiri atas tiga metode, yaitu:
-
- Nilai Bersih (NPV)
Metode nilai bersih atau NPV mengukur proyek apapun dengan nilai sekarang yang bersih positif dapat diterima. Sementara proyek apapun dengan nilai sekarang bersih negatif tidak diterima. Metode penganggaran modal ini paling populer karena membantu memilih investasi mana yang paling menguntungkan.
-
- Indeks Profitabilitas
Teknik satu ini dikenal dengan sebutan rasio investasi keutungan. Hubungan antara investasi proyek dan hasil proyek sangat berkaitan dengan indeks profitabilitas. Biasanya metode ini digunakan untuk proyek peringkat.
Misalnya sebuah perusahaan harus memilih diantara dua proyek. Proyek A memiliki PI lebih besar dari 1 sedangkan yang lainnya memiliki PI kurang dari 1. Dengan aturan terima-tolak, perusahaan tentu memilih proyek dengan PI yang lebih besar.
-
- Indek Pengembalian Internal
Metode ini mengukur presentase pengembalian yang didapatkan dari sebuah proyek. Saat menggunakan metode ini, presentase pengembalian yang semakin tinggi melebihi presentasi investasi modal awal proyek lebih menarik untuk dikerjakan. Metode ini sangat umum digunakan bagi perusahaan yang memiliki dua opsi proyek.
Jadi Apakah Capital Budgeting Bagi Perusahaan Itu Penting?
Capital budgeting bagi perusahaan sangatlah penting. Sebuah modal yang sudah diinvestasikan tentu diharapkan bisa kembali dan memberikan keuntungan. Untuk itu teknik penganggaran modal harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan bagaimana keadaan sebuah proyek.
Manfaat dari capital budgeting ini juga cukup besar bagi perusahaan, diantaranya:
- Penunjuk Faktor Risiko
Divisi keuangan ketika merancang capital budgeting harus meneliti apa saja risiko yang berpotensi apabila proyek dimulai. Daftar risiko tersebut harus ditimbang secara baik dan dicari solusinya. Apabila terlalu besar risikonya, penanggung jawab proyek harus mengajukan rencana solusi sebelum benar-benar deal.
- Penentu Jenis Proyek
Berbagai macam proyek memang sekilas menguntungkan. akan tetapi tidak semua cocok untuk semua perusahaan. Adanya capital budgeting ini sangat cocok untuk mengukur proyek mana yang pengembaliannya efektif dan dapat diterima oleh perusahaan.
- Acuan Membuat Rencana Jangka Panjang
Divisi perusahaan pasti akan membuat rencana proyek jangka pendek dan panjang. Umumnya sebelum mendanai sebuah proyek, divisi keuangan akan memprediksi kebutuhan keuangan dalam jangka minimal 1 tahun.
- Penunjuk Sisi Keuntungan Proyek
Untuk perusahaan yang memiliki pendanaan dari investor, adanya capital budgeting berguna untuk memberikan bukti profesionalitas perusahaan. Sisi profitabilitas sebuah proyek akan berdasarkan pada data yang terpercaya.
- Menghindari Proyek dari Oknum
Proyek perusahaan merupakan hal yang sangat rawan terhadap tindakan mark up. Adanya penganggaran modal ini bisa menghindari hal-hal tersebut. Mengapa demikian? Karena dana perusahaan akan dimanfaatkan se-efisien dan se-efektif mungkin.
Perusahaan yang bisa kokoh berdiri di tengah persaingan yang ketat tentu yang bisa mengalokasikan modalnya secara baik. Untuk itu capital budgeting hadir sebagai prinsip akuntansi yang perlu digunakan perusahaan dalam mengambil keputusan keuangan.
Artikel Terkait
- Apa Itu Donated Capital?
- Cara Menganalisis Laporan Laba Rugi
- Memahami Apa Itu Surplus
- Apa Itu Rasio Keuangan?
Demikianlah artikel tentang capital budgeting, semoga bermanfaat bagi Anda semua.