Hambatan yang Sering Dihadapi dalam Memulai Bisnis dan Cara Mengatasinya

Setiap orang memiliki impian yang berbeda. Ada yang nyaman dengan bekerja menjadi pegawai di instansi pemerintahan, karyawan di perusahaan swasta, dan ada pula yang ingin pengusaha dengan membangun bisnis sendiri meski harus dimulai dari skala kecil, bahkan mikro. Bahkan sebuah studi menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja dengan kisaran usia antara 20 hingga 30-an tahun ingin memiliki bisnis sendiri suatu hari nanti.

Sayangnya keinginan memiliki dan membangun bisnis hanya sekadar keinginan. Banyak alasan umum yang membuat mereka tidak melakukan lompatan untuk beralih menjadi pebisnis. Mulai dari kurangnya pengetahuan, pengalaman, dana atau modal, hingga bingung harus memulai dari mana. Disadari atau tidak, hambatan-hambatan tersebut bisa menjadi ‘pencuri mimpi’ yang mencegah Anda untuk mencapai potensi diri secara penuh sebagai seorang wirausaha (entrepreneur). Berikut beberapa hambatan yang sering dihadapi dalam memulai bisnis dan cara mengatasinya, sehingga Anda bisa melaluinya untuk meraih impian Anda sebagai wirausaha.

Anda mungkin memiliki ide bisnis cemerlang, yang apabila direalisasikan memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan meraih kesuksesa. Ide tersebut bisa jadi selalu muncul dalam pikiran di setiap aktivitas yang Anda lakukan. Mulai dari Anda menikmati sarapan, bekerja di kantor, hingga waktunya istirahat di malam hari. Begitu menancap dalam pikiran dan seolah menuntut untuk bisa segera direalisasikan.

Ide bisnis dan niat yang kuat saja tidak cukup untuk bisa menjadikan bisnis tersebut nyata. Untuk bisa merealisasikan bisnis tentu dibutuhkan dukungan modal finansial yang memadai. Mulai membangun bisnis tidak hanya sekadar membuat produk atau layanan saja, tetapi juga harus membangun sistem, yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sayangnya, kebanyakan calon wirausaha mengalami kendala keterbatasan modal.

Modal finansial dibutuhkan untuk membiayai operasional bisnis. Sebab itu, modal ini harus ada di awal dimulainya bisnis. Bahkan tanpa adanya modal finansial yang cukup memadai, bisnis tidak akan bisa dijalankan.

Bicara tentang modal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan modal bisnis. Pertama adalah mengajukan pinjaman ke bank. Namun hal ini tidaklah mudah, terutama bagi bisnis baru karena bank umumnya mensyaratkan bisnis telah berjalan minimal 2 tahun. Opsi kedua adalah melibatkan peran angel investor atau investor malaikat untuk mendanai bisnis Anda. Angle investor ini bisa dari keluarga atau teman yang berminat dengan bisnis tersebut dan percaya bahwa Anda bisa mengelola dan mengembangkannya dengan baik, sehingga menghasilkan keuntungan ke depannya. Sementara opsi ketiga adalah melalui situs crowdfunding, yaitu mengajukan proposal bisnis untuk menjaring para investor.

Orang yang suka menunda-nunda dan menunggu hingga memiliki bekal keterampilan yang cukup untuk menjalankan bisnis justru tidak akan pernah mewujudkan impiannya menjadi seorang pebisnis. Sebab, dia lebih mementingkan kriteria standar untuk menjadi pebisnis, dibandingkan langsung terjun dan menyelami lautan bisnis itu sendiri.

Gelar pendidikan, kemampuan dan nilai akademik yang tinggi sebenarnya bukanlah syarat untuk memulai dan membangun suatu bisnis. Bahkan banyak yang mampu menjadi seorang pebisnis sukses secara tidak disengaja, bahkan dengan latar belakang pendidikan yang tidak terlalu tinggi. Namun, mereka memiliki semangat pantang menyerah dan kegigihan yang kuat dalam menjalankan bisnisnya, sehingga mampu meraih kesuksesan yang mungkin saja di melebihi ekspektasinya.

Jika Anda menunggu sampai menguasai segalanya tentang menjalankan bisnis, maka Anda tidak akan pernah melakukan apa pun. Anda hanya perlu meluangkan waktu untuk memikirkan keterampilan, layanan, atau produk apa yang dapat dijual atau ditawarkan.

Kita sering kali mengeluhkan tidak memiliki banyak waktu untuk bisa memulai menjalankan suatu bisnis. Namun tanpa disadari begitu banyak waktu yang dibuang sia-sia setiap harinya mulai dari tersesat di media sosial, bersantai di depan TV, hingga bermain game online. Sebenarnya bukan karena keterbatasan waktu, tetapi kita sendiri yang menjadikan diri kita tidak produktif. Inilah salah satu hambatan yang sering dihadapi dalam memulai bisnis.

Hambatan keterbatasan waktu sebenarnya dapat diatasi dengan membangun komitmen dalam diri kita bahwa bisnis itu menyenangkan. Membangun suatu bisnis sebenarnya bukan tentang menemukan waktu yang tepat untuk membuat bisnis menjadi sukses, melainkan tentang kemampuan mengatur waktu yang Anda miliki agar menjadi lebih efisien.

24 jam sehari mungkin saja tidak cukup bagi Anda untuk beraktivitas. Namun, apabila Anda mampu menentukan skala prioritas atas tugas-tugas yang perlu dikerjakan berdasarkan kepentingannya, maka Anda dapat mempelajari cara mengelola waktu yang tersedia dengan lebih baik.

Sebelum memulai bisnis, Anda harus memiliki ide dan gambaran umum mengenai ide tersebut sehingga dapat direalisasikan dengan lebih mudah. Sayangnya, banyak calon wirausaha yang justru bingung dan merasa belum menemukan ide bisnis yang tepat.

Memulai bisnis tanpa ide, ibarat berjalan tanpa arah tujuan. Namun, terlalu banyak ide juga bukan merupakan solusi, karena justru dapat menimbulkan kebingungan dan memecah fokus atau konsentrasi. Akibatnya, Anda malah tidak tahu ide bisnis mana yang harus direalisasikan dan dikejar kesuksesannya.

Meski tampak sederhana, namun perkara ide bisnis memang tidak bisa disepelekan. Jika Anda kesulitan untuk menemukan ide bisnis, maka cobalah bidang baru, kerjakan sesuatu yang dirasa sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Selain itu, Anda juga bisa berbicara dengan banyak orang untuk menemukan apa yang mereka butuhkan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ide dan peluang bisnis baru.

Ketika Anda dihadapkan pada beberapa ide bisnis, pilihlah ide bisnis yang selalu mengganggu pikiran Anda, bahkan membuat Anda menjadi insomnia. Pastikan untuk tidak memilih ide yang tampak paling menguntungkan. Sebab, yang kelihatan menguntungkan, kenyataannya tidak selalu menguntungkan. Pilihlah ide bisnis yang benar-benar mengganggu Anda, karena ide tersebut justru akan membawa Anda pada bidang bisnis yang Anda suka.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang hambatan yang sering dihadapi dalam memulai bisnis dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat bagi Anda semua.