Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Apa Itu Depresiasi? Definisi Depresiasi

Apa itu depresiasi? Sebuah pertanyaan yang mudah dijawab oleh mereka yang terjun dalam bidang ekonomi atau akutansi, tetapi tidak mudah bagi yang baru pertama kali mendengar. Depresiasi adalah sebuah kata yang biasa digunakan ketika menggambarkan alokasi untuk mengurangi jumlah aset. Untuk lebih memahami, berikut beberapa pengertian depresiasi menurut para ahli.

Pengertian Depresiasi

1. Kleso, Weygant, dan Warfield

Kleso, Weygant, dan Warfield menyatakan bahwa definisi depresiasi adalah suatu proses akuntasi yang bertujuan untuk mengalokasikan biaya aset berwujud menjadi biaya yang bersifat secara sistematis dan nasional terhadap periode yang diharapkan. Proses ini juga dapat memanfaatkan penggunaan aset tersebut.

2. Zaki Baridwan

Zaki Baridwan menyebutkan bahwa pengertian dari depresiasi adalah sebagian dari harga peroleh aktiva tetap yang secara sistematis dialokasikan menjadi biaya dalam periode akuntansi.

3. Sofyan Harahap

Sofyan Harahap juga memberikan pengertian mengenai depresiasi. Menurutnya depresiasi adalah pengalokasian harga pokok aktiva tetap selama masa penggunaannya atau dapat juga disebut sebagai biaya yang dibebankan terhadap produksi yang merupakan akibat dari penggunaan aktiva tetap tersebut dalam proses produksi.

4. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau PSAK

Berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau dikenal sebagai PSAK No. 17 menjelaskan bahwa definisi dari depresiasi adalah alokasi jumlah suatu aktiva yang bisa disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Penyusutan untuk periode akuntansi ini dibebankan ke pendapatan, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka depresiasi dapat diartikan sebagai alokasi yang telah dibuat secara sistematis guna mengurangi atau menyusutkan jumlah suatu aset dalam masa umur manfaatnya. Selain itu depresiasi secara umum dapat diartikan sebagai penurunan dalam bentuk nilai fisik suatu properti seiring dengan waktu dan penggunaannya.

Jika dilihat dalam konsep akuntasi, yang dimaksud depresiasi adalah pemotongan tahunan yang dilakukan terhadap pendapatan sebelum pajak, sehingga penggunaan dan pengaruh waktu atas nilai aset bisa terwakili dalam suatu laporan keuangan milik perusahaan. Tidak hanya itu depresiasi juga disebut untuk mewakili biaya non-kas yang memiliki pengaruh terhadap pajak pendapatan.

Istilah-Istilah yang Terkait Depresiasi

Dalam depresiasi ada ada beberapa istilah yang sering digunakan dan saling berhubungan. Berikut beberapa diantaranya:

  1. First Cost atau Unadjusted Basis, dikenal sebagai biaya awal merupakan biaya pemasangan aset yang termasuk ke dalamnya adalah biaya pembelian, biaya pemasangan, biaya pengiriman, serta berbagai biaya langsung lainnya termasuk persiapan aset yang akan digunakan. Unadjusted Basis biasa juga disebut sebagai Simple Basis yang digunakan pada saat aset masih dalam keadaan baru. Simbolnya adalah B.
  2. Book Value atau nilai buku yaitu penggambaran sisa. Sisa diperoleh dari investasi yang belum terdepresiasi pada buku setelah dikurangi dengan jumlah biaya depresiasi secara keseluruhan pada waktu itu. simbolnya adalah BVt dan selalu ditentukan di akhir tahun.
  3. Recovery Period atau periode pengembalian adalan umur depresiasi yang disimbolkan dalam n.
  4. Market Value atau nilai pasar yaitu perkiraan nilai aset secara realistis kalau aset tersebut kemudian dijual di pasar bebas.
  5. Recovery Rate atau Depreciation Rate juga disebut sebagai tingkat depresiasi yang merupakan fraksi biaya awal yang diambil bersama depresiasi setiap tahunnya. Simbol istilah ini adalah dt, tingkar depresiasi dapat sama setiap tahun dan bisa juga berbeda dalam periode pengembaliannya.
  6. Salvage Value atau nilai sisa yaitu perkiraan nilai pasar atau nilai jual pada akhir masa pakai aset yang biasa disimbolkan sebagai SV.

Pentingnya Memahami Depresiasi

Ketika membahas mengenai depresiasi dalam analisis ekonomi teknik, maka depresiasi selalu dianggap sebagai suatu komponen yang penting. Alasan mengapa depresiasi disebut sebagai komponen penting dapat digambarkan dalam beberapa poin berikut ini.

  1. Depresiasi dapat digunakan untuk mengetahui nilai suatu aset yang disesuaikan dengan waktu.
  2. Depresiasi dapat digunakan demi mengalokasikan accounting depreciation atau depresiasi nilai aset. Pengalokasian ini dilakukan agar dapat menjadi jaminan bahwa aset yang telah diinvestasikan bisa kembali diperoleh setelah masanya selesai.
  3. Depresiasi dapat digunakan untuk melakukan pengurangan pengenaan pajak dengan jalan bahwasanya aset yang diinvestasikan telah diperhitungkan sebagai biaya produksi. Hal ini memiliki kaitan erat dengan pajak.

Ketentuan Depresiasi

Karena depresiasi berbicara mengenai suatu properti atau aset, maka tentu terdapat ketentuan mengenai properti yang bisa didepresiasi. Adapun ketentuan mengenai hal tersebut dapat dirincikan dalam beberapa poin berikut ini.

  1. Properti harus bisa dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan atau dapat digunakan dalam usaha.
  2. Properti harus sudah mempunyai umur manfaat yang tertentu dan umur tersebut harus lebih lama dari satu tahun.
  3. Properti merupakan sesuatu yang dapat digunakan hingga habis, bisa mengalami peluruhan atau kehancuran, berubah menjadi usang, atau juga mampu mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.
  4. Properti bukan inventaris, stok penjualan atau inventaris, ataupun properti investasi.

Selain beberapa ketentuan terkait properti yang dapat didepresiasi tersebut, juga ada pengelompokkan mengenai properti. Secara umum properti yang didepresiasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu:

  1. Tangible atau properti nyata. Properti yang dimaksud nyata adalah sesuatu yang dapat dipegang atau dilihat. Jenis properti ini terdiri dari personal property atau properti personal, misalnya mesin, peralatan, furnitur, kendaraan, serta berbagai item yang sejenis. Ada juga real property atau properti riil dalam hal ini dapat dicontohkan sebagai tanah dan segala sesuatu yang dapat dikeluarkan, berdiri, atau tumbuh di atas tanah tersebut.
  2. Intangible atau properti tidak nyata. Properti ini adalah sesuatu yang tidak bisa dipegang seperti properti nyata. Beberapa contoh dari properti ini adalah hak paten, franchise, dan hak cipta.

Itulah definisi depresiasi yang jika diartikan secara sederhana adalah penurunan nilai suatu aset yang selalu dihitung setiap tahun. Semoga menambah khasanah pemahaman kita semua.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang apa itu depresiasi dan definisi depresiasi, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa itu Rekonsiliasi Bank? Definisi Rekonsiliasi Bank
Apa Itu Underwriting? Definisi Underwriting
Apa Itu Corporate Credit Card? Definisi Corporate Credit Card
Apa itu Working Capital? Definisi Working Capital
Apa itu Bank Investasi? Definisi Bank Investasi
Apa itu Rasio Leverage? Definisi Leverage Ratio
Apa itu Dompet Digital? Definisi Dompet Digital
Cara Menghitung Quick Ratio
Apa itu Dupont Analysis? Definisi Dupont Analyisis
Apa itu World Bank? Definisi Bank Dunia


Bagikan Ke Teman Anda