Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Cara Membedakan Emas Asli Atau Palsu, Nomor 3 Tanpa Alat Apapun!

Bisnis jual beli emas sudah lama menjadi industri yang sangat menguntungkan. Di seluruh dunia, negara juga berlomba-lomba untuk menghasilkan emas batangan. China, Rusia dan Australia secara berturut-turut menempati posisi tiga besar di dunia dengan prosentasi berurutan 14%, 9% dan 8% dari seluruh produksi di dunia. Emas batangan mentah inilah yang kemudian dijadikan bahan baku perhiasan. Bisnis dan investasi emas bisa sangat menguntungkan, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan.

Sayangnya, potensi yang besar juga menarik pihak yang tak bertanggung jawab untuk memanfaatkan keadaan. Mereka mencampur metal yang harganya jauh di bawah emas, lalu melapisinya sedemikian rupa, dan mencetaknya hingga mirip dengan emas batangan.

Cara Bedakan Emas Asli dan Palsu

Dengan harga yang tak murah, penting sekali untuk tahu cara membedakan emas asli atau palsu terutama kalau kamu tertarik berinvestasi emas. Lantas bagaimana caranya? Berikut ulasan selengkapnya.

  1. Tes dengan Magnet

Emas asli bersifat non magnetik. Jadi emas asli tidak akan menempel jika didekatkan dengan magnet. Karena itu, tes menggunakan magnet jadi salah satu cara yang paling gampang untuk membedakan emas asli atau palsu.

Kalau begitu didekatkan dengan magnet emas langsung menempel, maka bisa dipastikan emas tersebut palsu. Tapi kalau emas tidak bergerak dan tidak ada pengaruh apa pun saat didekatkan dengan magnet, maka emas itu dijamin asli.

  1. Tes Berat dan Ukurannya

Tes ini lebih cocok digunakan pada emas batangan dan koin emas. Gunakan emas yang sudah terjamin keasliannya sebagai bahan pembanding. Lalu siapkan juga timbangan perhiasan. Emas merupakan logam yang teksturnya lebih padat jika dibandingkan jenis logam yang lain. Bagi mereka yang sudah ahli dengan emas, masalah berat dan ukuran ini bisa mudah dirasakan.

Jadi jika perhiasan terlalu besar untuk beratnya atau justru sebaliknya terasa terlalu ringan untuk ukurannya, maka bisa jadi emas tersebut palsu.

  1. Tes dengan Kulit

Cara ini juga termasuk simpel. Cukup pegang emas di tangan selama beberapa menit. Tangan kita pasti akan berkeringat saat memegang sesuatu. Nah, perhatikan apakah ada reaksi yang ditimbulkan dari keringat yang bersentuhan dengan emas. Kalau di kulitmu ada bercak atau bahkan noda warna hitam, biru, atau hijau, maka emas tersebut palsu.

Emas yang asli tidak akan memiliki reaksi apa pun saat bersentuhan dengan kulit kita. Bahkan saat kulit berkeringat. Warna kulit kita tidak akan berubah. Tapi sebelumnya, pastikan kamu tidak memakai riasan di kulit yang bersentuhan dengan emas tersebut. Karena riasan seperti alas bedak cair jika bersentuhan dengan emas akan menimbulkan warna hitam.

  1. Tes dengan Air

Tes menggunakan air ini cocok digunakan pada emas dalam bentuk perhiasan seperti cincin, anting, dan gelang. Cukup siapkan wadah seperti gelas bening atau mangkok bening. Isi wadah tersebut dengan air, lalu masukkan perhiasan emas. Emas adalah logam yang teksturnya padat, jadi saat dimasukkan ke dalam air seharusnya langsung masuk ke dalam air hingga jatuh ke dasar wadah.

Bagaimana kalau perhiasan yang kamu masukkan justru mengambang? Ini artinya perhiasan emas tersebut sudah pasti emas palsu. Atau setidaknya kandungan metalnya jauh lebih banyak, sementara kandungan emasnya sangat sedikit.

  1. Tes dengan Pecahan Keramik

Tes ini mudah dan hasilnya akan langsung terlihat. Tapi kamu butuh pecahan keramik atau ubin untuk mengetesnya. Tes ini cocok untuk emas batangan atau emas koin. Gesek pecahan keramik pada permukaan emas batangan atau koin emas. Perhatikan jejak yang ditinggalkan oleh bekas gesekan tersebut. Ada dua kemungkinan, yaitu jejak warna hitam dan jejak warna emas.

Jika kamu menemukan jejak warna hitam di bekas gesekan tadi, maka bisa dipastikan itu adalah jenis logam lain, bukan emas. Tapi jika jejak yang ditinggalkan berwarna emas, maka emas tersebut asli.

  1. Tes dengan Cuka

Cara lain mengetes emas yang sangat mudah adalah menggunakan bahan yang biasa ada di dapur, yaitu cuka. Tes emas dengan cuka ini bisa diaplikasikan ke berbagai jenis emas, baik batangan, koin, maupun perhiasan.

Caranya simpel banget. Teteskan saja beberapa titik cuka ke atas emas, lalu oleskan. Perhatikan apakah ada perubahan warna. Jika emas berubah warna, maka emas tersebut adalah emas palsu. Tapi jika tidak terjadi perubahan warna sama sekali, maka emas tersebut pasti asli.

  1. Tes Suaranya

Cara ini juga termasuk sangat mudah dan bisa kita lakukan sendiri di rumah. Coba ketukkan emas dengan koin atau logam lainnya. Emas yang asli akan menimbulkan suara dering yang bernada tinggi. Suara dering ini akan berlangsung cukup panjang. Kalau emas itu palsu akan berdering juga tapi durasinya pendek.

  1. Tes Warna Emas

Cara berikutnya juga bisa dilakukan sendiri di rumah dengan tidak menggunakan tambahan alat apa pun. Coba saja gosokkan emas di tangan, bisa dengan telunjuk atau telapak tangan. Perhatikan apakah emas mengalami perubahan warna. Jika emas berubah warna jadi lebih pudar, jelas ini adalah emas palsu yang warnanya disepuh.

Seharusnya emas yang asli tidak mengalami perubahan warna sedikit pun meski digosok sekuat tenaga. Bahkan saat emas batangan dibelah, warnanya akan sama. Kalau warnanya berlapis-lapis dan berbeda-beda, maka ini adalah emas yang banyak dicampur dengan jenis logam lainnya.

  1. Cek Sertifikat Emas

Saat membeli emas pasti ada sertifikatnya. Hanya saja, saat ini sertifikat pun bisa dipalsukan. Karena itu, coba cek sertifikat emas di bawah sinar matahari. Sertifikat yang asli seharusnya menampakkan garis-garis warna-warni dengan blok warna hijau. Kamu bisa bandingkan dengan uang kertas asli. Kalau sertifikat tidak memiliki ciri-ciri ini, maka sertifikat tersebut perlu diragukan keasliannya. Begitu juga dengan emasnya.

Cara membedakan emas asli atau palsu ada beragam. Tergantung mana yang paling sesuai dengan emas yang kamu miliki. Semoga kamu tak pernah tertipu dengan logam mulia yang satu ini.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang cara membedakan emas asli atau palsu, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



15 Tip Bagaimana Cara Menjadi Pemimpin yang Baik
Apa Itu Buffer Stock, Kegunaan dan Cara Menghitungnya
Perbedaan Payment Gateway dengan Payment Processor
Perbedaan EBIT vs EBITDA
Apa itu Siklus Bisnis? Bagaimana Tahapan Siklus Bisnis?
Cara Agar Selamat Dari Jurang Resesi
Cara Cek Transaksi Kartu Kredit di Bank (Baik Online / SMS)
Apa itu Bancassurance? Definisi Bancassurance
Cara Cek Tagihan Listrik di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee
Cara Mengantisipasi dan Mencegah Pembobolan Kartu Kredit


Bagikan Ke Teman Anda