Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Kelebihan dan Kekurangan Menjalankan Bisnis Bersama Pasangan

Memiliki mitra untuk diajak berbisnis memang bisa membantu sekaligus meringankan beban kita sebagai pemilik suatu bisnis. Hal ini disebabkan tugas dalam menjalankan bisnis tersebut telah terbagi dengan jelas antara kedua belah pihak. Masalahnya, tak sedikit pelaku bisnis yang justru kehilangan mitranya ketika sedang merintis suatu usaha. Oleh sebab itu, mencari mitra bisnis yang cocok dan tetap terkadang jadi hal yang cukup sulit untuk dilakukan.

Berdasarkan fakta di atas, beberapa orang akhirnya memilih untuk menjalankan bisnis dengan pasangan mereka sendiri. Salah satu alasannya karena pasangan yang menjalankan bisnis bersama ternyata dipercaya mampu mengatasi kendala kehilangan mitra. Sebab, keduanya telah saling memahami karakter satu sama lain.

Kelebihan Berbisnis Bersama Pasangan

Pasangan adalah orang yang paling mengerti kondisi baik dan burukmu. Mereka juga adalah sosok yang bisa memberikan dukungan sekaligus pelindung ketika bisnismu tidak berjalan dengan baik. Berikut ini beberapa kelebihan menjalankan bisnis bersama pasangan.

  1. Membangun keharmonisan hubungan

Hubungan asmara yang telah terjalin cukup lama tentu bisa dijadikan kunci utama untuk bisa saling mendukung dalam membangun suatu bisnis. Dengan demikian, kamu dan pasangan bisa lebih mudah dalam menyamakan visi bisnis.

Sebagai pasangan ataupun mitra bisnis, kamu dan pasangan secara otomatis bisa saling menghormati pada setiap keputusan. Selain itu, kalian pasti memiliki cara berpikir yang sama sehingga terbangun keharmonisan hubungan yang semakin erat. Percayalah, menjalankan bisnis bersama pasangan yang berlandaskan cinta mampu membangun kinerja dan juga komitmen yang baik terhadap hubungan itu sendiri.

  1. Lebih mudah bersinergi satu sama lain

Banyak orang berpendapat, menjalan bisnis bersama pasangan akan membuat kamu lebih banyak mendapatkan pelajaran baru. Bahkan, kamu dan pasangan bisa saling mengisi sekaligus menyeimbangkan kekurangan satu sama lain sehingga bakal tercipta ide-ide hebat yang mendukung bisnis tersebut. Ketika berdiskusi bersama pasangan, kalian bisa saling bertukar pikiran sehingga lebih mudah bersinergi.

  1. Mendapatkan banyak pelajaran baru

Ketahuilah, peran pasangan ternyata sangat membantu kamu untuk bisa mempelajari hal-hal baru. Dalam berbisnis, kamu tentu membutuhkan banyak ide baru demi kemajuan bisnis itu sendiri. Nah, di sinilah letak peran pasangan yang pastinya sangat kamu butuhkan.

  1. Berbagi hobi

Bisa dikatakan, berbisnis bersama pasangan sama halnya seperti sedang melakukan ketertarikan yang sama. Oleh sebab itu, kamu bisa mencari ide dari apa yang sama-sama kalian suka. Tentu saja, bisnis yang kamu rintis bakal jauh lebih berhasil apabila kamu dan pasangan memiliki minat dan semangat yang sama dalam menjalankannya.

  1. Saling melengkapi satu sama lain

Salah satu keuntungan yang bisa kamu peroleh saat berbisnis bersama pasangan adalah menjadi lebih tahu bagaimana cara kerja masing-masing tanpa harus curiga secara berlebihan. Pasalnya, kalian akan jadi lebih sering bertemu dan saling menutupi kekurangan masing-masing. Dengan demikian, kalian akan lebih mengerti satu sama lain demi kepentingan bersama.

  1. Memiliki teman diskusi terbaik

Ketika bekerja bersama pasangan, kamu jadi bisa membahas banyak hal. Mulai dari urusan bisnis hingga urusan yang sifatnya pribadi sekalipun. Keseriusan kamu dalam menjaga hubungan saat berbisnis juga menunjukkan betapa kamu sebenarnya mampu menjaga jalinan asmara ataupun rumah tangga menjadi lebih baik.

Ditambah pula dengan sikap saling percaya, maka kamu bisa mengandalkan pasangan sebagai teman diskusi terbaik.

Kekurangan berbisnis bersama pasangan

Tak bisa dipungkiri, menjalankan bisnis bersama pasangan bisa jadi faktor utama dalam kehancuran suatu hubungan. Awalnya mungkin terlihat menyenangkan karena bisa memulai suatu bisnis bersama. Namun jika kamu tidak mempersiapkannya dengan matang dan profesional, maka keputusan tersebut bisa berubah menjadi bencana.

Oleh sebab itu, kamu patut mewaspadai beberapa kekurangan menjalankan bisnis bersama pasangan berikut ini supaya tidak menyesal di kemudian hari.

  1. Sulit untuk bersikap profesional dengan pasangan

Sangat mustahil jika kamu bisa bersikap profesional setiap saat, terutama ketika kamu menjalankan bisnis bersama orang yang kamu cintai. Kamu bakal cenderung melibatkan perasaan dalam setiap tindakan dan keputusan yang dipilih.

Apalagi jika kamu dan pasangan sedang memiliki masalah personal yang rumit dan belum diselesaikan dengan baik. Tentu saja, dampaknya bisa merambat ke bisnis yang kalian rintis jika di antara kalian tidak ada yang mau mengalah.

Oleh sebab itu, pastikan kamu dan pasangan sudah memiliki komitmen yang kuat untuk memisahkan antara masalah pribadi dengan bisnis. Tak ada salahnya jika kalian saling mengingatkan, apalagi saat salah satu dari kalian mulai terlihat tidak profesional dalam bekerja.

  1. Risiko bertambahnya konflik

Ketika kamu membangun suatu bisnis sambil menjalin percintaan, maka sebenarnya kamu sedang menambah masalah ke dalam hidup. Sebab, masalah bisnis bisa menjadi masalah bersama yang jelas akan dibawa ke dalam kehidupan pribadi.

Dengan begitu, kamu tidak akan bisa benar-benar menyingkirkan urusan bisnis ketika sedang bersama. Hanya di waktu-waktu tertentu saja, terutama saat sedang tidak sibuk, kamu dan pasangan bisa menikmati romantisme berdua.

Namun, semua itu tergantung kedewasaan dan cara berpikir kamu dalam membina hubungan. Memang dibutuhkan pengertian yang lebih baik supaya konflik tidak bertambah karena urusan bisnis dan mengacaukan kehidupan pribadi.

  1. Tak ada batasan hierarki yang jelas

Ketahuilah, dalam dunia bisnis, batas hierarki antara bos dan pegawai terkadang cukup sensitif untuk diangkat. Namun, jika kamu memutuskan untuk menjalankan bisnis bersama pasangan, kira-kira siapa nih yang bakal menjadi bos?

Tentu saja, kamu dan pasangan akan sama-sama menjadi bos atau pimpinan dalam bisnis tersebut. Dengan demikian, tak ada batasan yang jelas siapa pemangku tanggung jawab atau pengambil keputusan dalam urusan bisnis yang kalian jalankan. Hal ini jelas akan mempersulit kamu dan pasangan ketika suatu saat kalian memiliki pendapat yang berseberangan.

Solusi terbaiknya adalah menentukan tugas kerja masing-masing sejak awal dimulainya bisnis tersebut. Melalui cara ini, diharapkan nuansa kerja akan jadi lebih cair dan jauh dari kesan kaku. Pasalnya, kamu dan pasangan sudah tahu peran, tugas dan wewenang masing-masing.

  1. Sifat asli yang mulai tampak

Ketika stres mulai menyapa, biasanya sifat asli seseorang akan sangat terlihat. Begitu juga dengan kamu dan pasangan. Kalian mungkin terbiasa menutup rapat sifat asli yang tidak disukai satu sama lain. Namun, intensitas pertemuan yang meningkat dan seringnya menghadapi tantangan yang sama, bisa saja membuat topeng tersebut terbuka secara perlahan.

Jika sikap positif yang terkuak, tentu bukan jadi masalah yang besar. Tapi bagaimana jika lama-kelamaan kamu mulai menyadari sikap negatif dari pasanganmu? Sudah pasti bukan sukses yang akan kalian capai, tapi bisnis tersebut bisa membuat hubungan kalian hancur di tengah jalan. Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk bisa berpikir matang sekaligus mempertimbangkan baik dan buruk ketika ingin berbisnis dengan pasangan.

Demikian kelebihan dan kekurangan menjalankan bisnis bersama pasangan tercinta. Ketahui risikonya dan pastikan kalian memiliki kepercayaan sekaligus kerja sama yang baik antara satu sama lain. Dijamin, bisnis yang kalian bangun akan mencapai kesuksesan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang kelebihan dan kekurangan menjalankan bisnis bersama pasangan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



5 Alasan Mengapa Bisnisman Tidak Naik Pesawat Kelas Ekonomi
Inilah Kesalahan yang Bisa Mematikan Bisnis Anda
Untung Rugi Bisnis Dropshipping
Cara Membuat Bisnis Anda Lebih Menonjol dari Pesaing
Mengenal Analisis Lima Kekuatan Porter (Porter Five Force)
Cara Memulai Bisnis Online, Mudah Kalau Tahu Caranya
Apa Itu Contribution Margin: Pengertian dan Cara Menghitungnya
Cara Membuat Marketing Plan
Tip Usaha Warung Kopi
Contoh Bisnis dengan Skema Ponzi di Indonesia


Bagikan Ke Teman Anda