Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Agar Bisa Bekerja Maksimal Meski di Bawah Tekanan

Di dunia kerja profesional jaman sekarang, hampir semua orang bekerja di bawah tekanan. Tentu saja perusahaan yang baik peduli dengan kondisi karyawan mereka. Tetapi penting juga bagi karyawan untuk bisa mengatasi tekanan dengan baik. Dengan begitu, karyawan bisa tetap produktif dan tetap sehat secara fisik maupun mental.

Secara umum, bekerja di bawah tekanan adalah sesuatu yang harus dihadapi banyak orang dari hari ke hari. Tekanan diperlukan agar pekerjaan bisa selesai dengan baik dalam waktu yang singkat. Jika bisa mengatasi tekanan dengan baik saat bekerja, maka bisa jadi jalan menuju sukses. Bagaimana caranya agar bisa bekerja maksimal meski di berada di bawah tekanan?

  1. Jadikan Tekanan Sebagai Tantangan, Bukan Ancaman

Tekanan dalam pekerjaan bisa terasa sangat mengintimidasi. Ini karena kebanyakan orang menganggap tekanan sebagai ancaman. Akibatnya, mereka sudah kalah sebelum mencoba dan performa kerja pun jadi kurang baik. Melihat tekanan sebagai ancaman akan mengikis rasa percaya diri, menimbulkan rasa takut akan gagal, dan menghabiskan energi.

Sebaiknya jadikan tekanan sebagai tantangan. Ini akan membuatmu lebih terstimulasi dan lebih fokus pada tugas. Memiliki pola pikir seperti ini setiap hari memang tidak mudah bagi setiap orang. Salah satu solusinya adalah menjadikan tekanan dalam pekerjaan sebagai kesempatan baru yang baik untuk masa depan.

  1. Tentukan Prioritas

Pekerjaan yang dilakukan di bawah tekanan biasanya banyak dan harus dikerjakan dalam waktu yang singkat. Karena waktu yang terbatas inilah, maka kita menjadi semakin tertekan dan sering kali bingung harus memulai dari mana. Karena itu, sangat penting untuk membuat daftar prioritas.

Tanyakan pada diri sendiri, tugas apa yang paling penting dan harus dilakukan lebih dulu? Jika ini adalah kerja tim, apakah bisa didelegasikan pada rekan kerja yang lain agar hasilnya lebih maksimal? Bisakah pekerjaan yang ini ditunda atau tidak. Buatlah prioritas. Tentukan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan secara bertahap.

  1. Lupakan Masa Depan, Fokus pada Masa Kini

Salah satu cara untuk bisa punya performa yang baik di bawah tekanan adalah untuk berhenti sejenak. Berhenti berpikir tentang masa depan, banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan, dan hasil kerjamu. Terlalu fokus pada masa depan terkadang bisa membuat kita jadi cemas dan panik. Lebih baik tenang dan buat daftar prioritas.

Dengan fokus pada masa kini, kita bisa lebih berani mengambil langkah selanjutnya. Jadi kita bisa mengerjakan tugas lengkah demi langkah dengan baik. Tanpa terasa, pekerjaan pun bisa selesai dengan baik. Selalu lebih baik mengerjakan sesuatu secara bertahap dari pada menumpuk di kemudian.

  1. Bagi Pekerjaan Jadi Beberapa Langkah Kecil

Jika pekerjaan yang kamu lakukan selalu sama setiap harinya, mungkin kamu sudah tidak memerlukan daftar prioritas langkah demi langkah. Tapi, jika struktur pekerjaanmu sering berubah atau langkah yang dilakukan terlalu banyak, sebaiknya bagi pekerjaan dan catat menjadi beberapa langkah kecil.

Menyelesaikan setiap langkah kecil akan membuatmu lebih percaya diri dan semangat untuk menuju langkah selanjutnya.

  1. Stop Menunda

Saat pekerjaan terlalu menumpuk, secara logis kita harus segera mulai bekerja agar tugas cepat selesai. Tapi tak jarang orang justru merasa terlalu tertekan dan akhirnya menunda untuk mulai bekerja. Memang kita tidak perlu terburu-buru dan malah menghasilkan performa kerja yang tidak maksimal. Tapi menunda pekerjaan juga bukan kebiasaan yang baik.

Lebih baik istirahat sejenak, lalu mulai bekerja. Jangan terlalu lama menunda, apalagi menjadikannya sebagai kebiasaan. Dengan menunda, kita harus membayarnya dengan bekerja dalam waktu yang lebih singkat lagi. Ini justru membuat tekanan lebih besar lagi.

  1. Jadikan Tekanan Sebagai Kesempatan Baik

Salah satu hal yang paling sulit dalam bekerja di bawah tekanan adalah merasa terancam. Atau saat kita berpikir bahwa pekerjaan tersebut tidak mungkin kita selesaikan tepat waktu. lalu kita akan mulai membayangkan konsekuensi yang harus kita hadapi saat gagal. Sebaiknya ubah pola pikir dan jadikan tekanan sebagai kesempatan baru yang baik.

Tekanan pekerjaan yang baru bisa membawamu ke posisi yang lebih baik dalam pekerjaan. Bisa jadi atasanmu akan lebih percaya kepadamu jika performa kerjamu baik. Dengan begitu, akan terbuka banyak kesempatan baik ke depannya. Dengan pola pikir seperti ini, kamu akan lebih semangat menyelesaikan pekerjaan.

  1. Fokus pada Pekerjaan, Bukan Hasilnya

Strategi ini bisa jadi mudah dilakukan, tapi bisa juga sulit bagi beberapa orang. Daripada terus-menerus kuatir akan hasil pekerjaanmu, lebih baik fokus pada tugas yang harus kamu lakukan.

Bayangkan kamu berada di dalam sebuah terowongan. Cahaya di depan adalah tugasmu. Fokuslah pada cahaya tersebut dan tidak perlu kuatir akan hal lainnya.

  1. Usahakan Berpikir Positif

Saat sedang tertekan, kita cenderung berpikir lebih negatif. Misalnya kamu berfikir:

“Aku akan gagal.”

“Waktunya terlalu singkat sementara pekerjaan sangat banyak.”

“Hasil kerjaku akan buruk.”

“Aku akan dimarahi manajer.”

Dan berbagai pikiran negatif lainnya.

Pikiran yang negatif bisa sangat berpengaruh pada tingkat stresmu. Semakin negatif, maka kita jadi semakin stres dan malah tidak fokus pada pekerjaan. Lebih baik pikirkan hal-hal yang positif untuk meningkatkan rasa percaya dirimu. Misalnya:

“Tenang dan ambil nafas panjang.”

“Ayo, tetap fokus!”

“Kerjakan tugas yang paling mudah dulu sekarang.”

“Aku pasti bisa menyelesaikannya hari ini.”

Pikiran positif akan membuatmu lebih semangat dan performa kerja pun lebih maksimal. Dan pada akhirnya pekerjaan akan kamu kerjakan dengan penuh semangat. Pada akhirnya, secara bertahap selama masih kamu kerjakan akan selesai juga.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tip agar bisa bekerja maksimal meski di bawah tekanan, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Cara Menghitung Marginal Cost untuk Menentukan Keuntungan Maksimal
Tip dan Saran Finansial bagi Generasi Milenial Umur 25-an
Tips Melindungi Diri Dari Penipuan Dan Pencurian Identitas
Pro dan Kontra Bekerja di Singapura
Tip Bekerja Mandiri
11 Tips Untuk Mengoptimalkan Otak Anda
Tip-Tip Tetap Bertahan Menghadapi PHK
Tips Belajar di Rumah Selama Pandemi Virus Corona
Tip Memulai Bisnis Kecil, Segera Lakukan 8 Hal Ini
Sekolah Tutup, Ini Dia Tips Belajar di Rumah untuk Anak


Bagikan Ke Teman Anda