Tanda-Tanda Bos Benci Pada Anda

Bekerja dalam lingkungan dan suasana kerja yang kondusif dan harmonis tentu akan terasa nyaman. Imbasnya tentu akan mengarah pada pencapaian kinerja yang baik, produktivitas yang meningkat, dan semangat kerja yang tinggi. Apalagi jika ketika bekerja mendapatkan dukungan yang positif baik dari rekan kerja, terutama atasan, pasti akan lebih menyenangkan.

Namun, apa jadinya apabila ternyata atasan atau bos justru menunjukkan sikap yang tidak bersahabat, bahkan terkesan membenci Anda. Pastilah sangat tidak nyaman, dan jauh dari menyenangkan. Faktanya, tak semua atasan menyukai bawahannya baik secara pribadi maupun kinerjanya. Berikut tanda-tanda jika atasan atau bos membenci Anda.

Dalam satu ruangan, atasan mendatangi dan memberi tugas kepada rekan kerja Anda, tetapi tidak melibatkan Anda dalam hal apa pun, termasuk diskusi dan brainstorming. Anda tidak pernah dimintai masukan tentang apa pun, yang mungkin bisa jadi karena bos tidak menghargai Anda.

Tak hanya dalam hubungan profesional kerja, bos juga tidak melibatkan Anda dalam komunitas kantor, baik dalam obrolan grup, rantai email, panggilan konferensi, atau pertemuan di luar jam kerja yang biasanya mengundang Anda.

Meski situasinya tidak menyenangkan, namun Anda harus berusaha untuk memperbaikinya. Sebab jika tidak, Anda akan terus kehilangan peluang penting. Anda bisa menjadwalkan pertemuan pribadi dengan atasan, meminta umpan balik, dan menunjukkan bahwa Anda bersedia bekerja untuk membuat segalanya lebih baik.

Meski sederhana, namun bisa jadi tanda ini menjadi indikasi bahwa atasan tidak menyukai atau bahkan membenci Anda. Setiap kali ada kesempatan bertemu, atasan tidak pernah menatap mata Anda, malah cenderung memalingkan wajahnya. Padahal kontak mata merupakan tanda umum adanya perhatian dan kepercayaan, sayangnya hal tersebut tidak Anda dapatkan dari atasan yang tidak menyukai Anda.

Senyum pada prinsipnya bagian dari ramah tamah dan adanya sambutan yang positif dari lawan bicara. Ketika atasan atau bos tidak pernah menunjukkan senyumnya pada Anda, maka mulailah bertanya pada diri sendiri.

Bisa jadi perubahan suasana hati atau hari-hari berat yang penuh tekanan sedang dihadapi sang atasan. Namun, apabila setiap berpapasan atau bertemu dalam ruang rapat, atasan tidak pernah tersenyum pada Anda sendiri, sedangkan dengan yang lainnya tampak begitu ramah dan akrab, maka mungkin saja atasan tidak menyukai Anda.

Pengelolaan atau manajemen mikro merupakan tindakan memantau dan mendikte bawahan bak boneka. Hal ini tentu sangat buruk, karena bawahan tidak memiliki keleluasaan untuk berekspresi dan berkreasi dalam bekerja. Ketika Anda menemukan bahwa Anda satu-satunya karyawan yang mendapatkan manajemen mikro, sedangkan rekan kerja yang lain tidak mengalami perlakukan yang sama, itu bisa jadi pertanda bahwa Anda tidak disukai bahkan dibenci atasan Anda.

Atasan yang menerapkan manajemen mikro pada Anda, dia akan memeriksa pekerjaan Anda sebelum waktunya, mendikte detail pekerjaan, dan menunjukkan rasa kurang percaya bahwa Anda mampu melakukan pekerjaan tersebut dengan baik.

Perlakuan tidak menyenangkan yang bisa jadi menunjukkan tanda bahwa atasan atau bos membenci Anda, adalah sengaja menghindari Anda. Tanda-tanda riilnya bisa ditunjukkan dengan sikap di mana atasan langsung kaluar tanpa alasan yang jelas, ketika Anda masuk ke dalam ruangan yang kebetulan ada atasan Anda.

Selain itu, di saat Anda berpapasan di lorong kantor, atasan Anda sengaja berbelok agar tidak bertemu Anda. Tak hanya itu, atasan tidak pernah berinteraksi dengan Anda selama jam kerja berlangsung. Jika Anda menemukan fakta-fakta tersebut, maka ada sesuatu yang terjadi pada atasan yang terkait dengan diri Anda.

Orang yang terlanjur tidak suka atau bahkan benci, maka dia akan berusaha menghindar dan berusaha untuk tidak berinteraksi dengan orang yang tidak disukainya tersebut. Sebagai bawahan, menunjukkan sikap sopan dengan menyapa atasan tentu bukanlah masalah. Namun jika sapaan Anda hanya berbalas jawaban singkat bahkan tidak ada balasan sama sekali, bisa jadi ada sesuatu dengan atasan Anda.

Rasa benci tidak hanya menganggu hubungan secara pribadi, tetapi juga profesional kerja. Dalam hal hubungan kerja misalnya, Anda tidak akan mendapatkan surat tugas dengan untaian kalimat yang bagus, tetapi cenderung asal-asalan bahkan tanpa salam. Nah, jika Anda mengalami hal ini, bisa jadi atasan tidak menyukai Anda.

Pernahkah Anda menghadapi bahasa tubuh atasan yang buruk ketika berhadapan dengan Anda? Misalnya menyilangkan tangan, tidak mendongak ketika Anda memasuki ruangannya, dan secara umum memproyeksikan suasana angkuh serta terkesan tidak sabar. Saat Anda berbicara, atasan akan segera memotong tanpa menunggu Anda menyelesaikan kalimat, seolah ingin Anda segera pergi keluar meninggalkan ruangannya.

Sebagai pimpinan dalam suatu tim kerja, atasan jelas memiliki hak untuk memberikan arahan dan umpan balik atas hasil kerja dari setiap anggota timnya, termasuk Anda. Atasan yang tidak menyukai Anda sebagai bawahannya, tidak akan segan untuk memberikan umpan balik yang negatif secara terbuka di hadapan anggota tim kerja lainnya, dengan tujuan untuk mempermalukan Anda. Selain tidak ada rasa hormat, atasan Anda juga bisa bertindak sangat tidak profesional untuk menunjukkan rasa bencinya pada Anda.

Gaji menjadi salah satu yang ditunggu dan sangat diharapkan dalam bekerja. Setiap karyawan perusahaan tentu menginginkan adanya kenaikan gaji secara periodik seiring dengan beban kerja dan kinerja yang mereka hasilkan.

Gaji ini menjadi hak karyawan, dan kewajiban perusahaan untuk bisa memenuhinya. Ketika atasan menolak ‘proposal’ kenaikan gaji Anda, tanpa memberikan penjelasan apa pun, hal itu pertanda atasan tidak menghargai Anda. Jika atasan menghargai Anda, maka dia akan menjelaskan alasan penolakan tersebut, misalnya kendala anggaran atau hal lainnya.

Pada dasarnya mendapatkan kritik dari atasan mengenai pekerjaan merupakan hal yang wajar-wajar saja. Namun, ketika kritikan itu diberikan secara intens terus-menerus dan disampaikan secara kasar, sehingga mengesankan bahwa tidak ada hal benar yang Anda lakukan, maka ini pertanda ada masalah pada diri atasan Anda.

Atasan bersikap seolah apa pun yang Anda lakukan tampak tidak pernah benar di matanya dan menyenangkannya, sehingga dia selalu punya alasan untuk mengkritik bahkan marah pada Anda.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tanda-tanda bos benci pada Anda, semoga bermanfaat bagi Anda semua.