Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tip Berbisnis dari Para Milyarder

Menjadi milyarder dengan usaha sendiri pasti sangat membanggakan. Di dunia ini ada milyarder yang kekayaannya berasal dari warisan keluarga, dan ada yang menjadi milyarder karena usahanya sendiri. Menjadi milyarder jelas bukan hal mudah. Di Amerika Serikat misalnya, ada sekitar 500-an milyarder. Hanya sekitar 300 di antaranya yang menjadi milyarder karena usahanya sendiri.

Kita semua pasti ingin sukses dan ingin tahu cara untuk menjadi sukses. Dari mana lagi kita bisa mendapat kunci sukses kalau bukan dari milyarder? Ini dia beberapa milyarder dengan tip berbisnis khusus dari mereka. Gunakan tip ini dengan bijaksana, siapa tahu kita bisa membuat jalur kesuksesan kita sendiri!

  1. “Jangan habiskan uangmu” – Chris Sacca

Chris Sacca adalah pengusaha teknologi yang dikenal punya tangan Midas. Apa pun yang dia kelola pasti jaminan sukses. Dialah orang pertama yang mendukung Twitter, Uber, Instagram, dan Kickstarter. Semua hal yang didukungnya sukses! Dan ia pun mendapat status sebagai milyarder. Saran sukses dari Sacca: “Jangan habiskan uangmu!”

Pelit yang dimaksud di sini adalah agar kita tidak mudah menghabiskan uang begitu saja. Dengan menyimpan uang sekarang, pilihan kita akan lebih banyak di masa depan. Menurut Sacca, kebanyakan orang berhutang dan terus membeli barang atau hal yang tidak terlalu penting. Padahal kalau kita belajar hidup lebih sederhana, kita bisa menabung. Yang terpenting adalah tahu apa prioritas kita.

  1. “Punya cadangan” – Redi Hoffman

Reid Hoffman adalah salah satu pendiri LinkedIn dan SocialNet. Dia pernah bekerja Apple Computer’s eWorld dan PayPal. Saat ini Hoffman bekerja untuk mengedukasi para pengusaha mengenai perencanaan dan mengambil risiko dalam bisnis. Hoffman menamakan strateginya sebagai rencana ABZ. Apa itu rencana ABZ?

Saat ini kamu punya rencana A berupa bisnis yang ingin atau sedang dikerjakan. Lalu kamu juga harus punya rencana B, kalau ternyata rencana A tidak sukses. Bisa jadi rencana B adalah pekerjaan sampingan yang sedang kamu kerjakan. Bisa juga pekerjaan lain yang ingin kamu coba. Yang jelas, rencana B sifatnya harus fleksibel.

Tapi ternyata berhenti di rencana B saja belum cukup. Menurut Hoffman, kita butuh rencana Z. Ini adalah jaringan pengaman bagi kita. Jadi kalau rencana A dan B tidak berhasil, kita tidak akan merasa benar-benar terpuruk. Kita masih akan semangat melanjutkan hari demi hari karena ada rencana Z.

  1. “Hidup sederhana dan berinvestasi untuk diri sendiri” – Warren Buffet

Siapa yang tidak kenal dengan pengusaha yang dikenal sangat dermawan ini? Buffet dikenal dengan gaya hidupnya yang sangat hemat, meskipun dia sangat kaya. Sampai sekarang, Buffet masih tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1957. Dia sering sarapan di restoran fastfood dengan menu yang sangat murah.

Daripada menghamburkan uang, lebih baik berinvestasi untuk diri sendiri. Kenali diri kita dan cari tahu apa kekurangan kita? Kalau sudah tahu, maka cari solusi untuk mengatasinya. Buffet sendiri dulunya tahu bahwa kelemahannya adalah berbicara di depan umum. Akhirnya, dia mengikuti kursus untuk mengatasinya. Menurut Buffet, sangat penting untuk mengembangkan potensi diri.

  1. “Punya simpanan ekstra yang terpisah” – John Paul DeJoria

John Paul DeJoria lahir dari keluarga imigran yang tidak berkecukupan. Ia bahkan sudah mulai bekerja di umur 9 tahun dengan cara menjual kartu ucapan dan mengantar koran. Saat dewasa pun, DeJoria pernah beberapa kali tidak punya tempat tinggal. Termasuk saat ia meluncurkan produk perawatan rambut dengan temannya, Paul Mitchell.

Setelah 2 tahun ia merilis produk itu, baru bisnisnya mulai dapat untung. Karena itu, DeJoria menganjurkan untuk memiliki dana darurat sebelum meluncurkan bisnis. Setidaknya kita harus punya tabungan yang cukup untuk membayar biaya hidup selama 6 bulan. Kondisi baru aman untuk membuka bisnis.

  1. “Belajar dari kegagalan” – Bill Gates

Saat ini, pendiri Microsoft ini tercatat sebagai orang terkaya ketiga di dunia. Bill Gates telah menjalankan bisnis sejak muda dan mengalami naik turun. Menurutnya merayakan kesuksesan itu tidak masalah, tapi yang lebih penting adalah belajar dari kegagalan.

Bill Gates sudah mengalami kesuksesan dan kegagalan di usia muda. Menurutnya, jika kita tidak bisa belajar dari kegagalan maka bisa berakibat buruk jika sampai gagal lagi. Bisa jadi akan sangat sulit bagi kita untuk bangkit dan kembali berusaha.

  1. “Tak Pernah Ada Jalan Pintas Menuju Sukses” – J. Paul Getty

Getty adalah pengusaha di bidang perminyakan yang sangat sukses dan berhasil membuat keturunannya sebagai kalangan atas di Amerika Serikat. Tapi meski luar biasa kaya, J. Paul Getty dikenal sangat hemat dan bahkan terkesan pelit. Menurutnya, dalam bisnis itu tidak ada jalan pintas.

J. Paul Getty menganjurkan untuk berusaha dan naik sedikit demi sedikit. Kesuksesan yang diraih dengan usaha ini justru akan bertahan lama dibandingkan yang diperoleh dengan kilat. Di tengah dunia yang serba cepat saat ini, banyak orang yang cepat sukses. Nasihat Getty bisa menyadarkan kita untuk bersabar.

  1. ”Nikmati saja” – Tony Hsieh

Menurut pendiri Zappo ini, sangat penting untuk menjalankan apa yang kita suka. Kalau kita berhenti melakukan hal yang kit suka, maka jumlah uang yang kita miliki pun tak akan ada artinya. Meski tujuan utama dalam berbisnis adalah mencari uang, tapi sebenarnya ada banyak hal lainnya yang bisa dipelajari.

Itulah beberapa tip berbisnis yang diberikan oleh para milyarder. Tentu saja sangat penting untuk memiliki panutan dalam berbisnis dan panutan terbaik adalah mereka yang sukses dari kegagalan.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tips bisnis dari para milyader, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



14 Checklist Untuk Bisnis Baru yang Tidak Boleh Dilewatkan
Definisi Too Big to Fail
Inilah 4 Kekuatan Bisnis Orang Yahudi yang Perlu Anda Tahu
Pelajari Tip-tip Ini Agar Bisnis Baru Anda Berhasil!
Pelajaran Berharga Bagi Pebisnis Pemula
Bisnis Anda Mendapat Respon Negatif di Medsos? Ini yang Harus Anda Lakukan
Mengenal Tentang Analisis Pestle
Perbedaan EBIT vs EBITDA
Apa itu Bancassurance? Definisi Bancassurance
Cara Memulai Bisnis Online, Mudah Kalau Tahu Caranya


Bagikan Ke Teman Anda