Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Tipe-Tipe Bond (Obligasi)

Sangat penting bagi setiap individu untuk memiliki investasi. Sebagian dari penghasilan baiknya disisihkan untuk bentuk investasi tertentu yang bisa menghasilkan keuntungan di masa depan. Investasi sangat penting karena kondisi yang tak terduga bisa terjadi kapan pun dan di mana pun. Tiap individu perlu untuk berinvestasi pada sesuatu yang menjamin hasil maksimal dengan risiko kecil di masa depan.

Salah satu bentuk investasi yang dianjurkan adalah bond obligasi, yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai ‘bond’. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan bond?

Apa Itu Bond?

Bond (obligasi) pada umumnya diterbitkan oleh organisasi atau perusahaan dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan uang untuk meningkatkan modal dengan cara meminjam.

Obligasi diterbitkan kepada investor sebagai semacam kontrak keuangan. Dengan demikian, organisasi berjanji untuk membayar jumlah modal pokok dan bunga (dalam bentuk kupon) pada para pemegang obligasi di tanggal yang telah ditetapkan. Beberapa jenis obligasi hanya memiliki kewajiban membayar jumlah pokok ke investor, tanpa perlu membayar bunga. Lalu apa saja jenis obligasi?

 

Tipe-Tipe Bond

Ada berbagai jenis obligasi yang bisa ditawarkan organisasi atau perusahaan. Di antaranya adalah:

  1. Zero Coupon Bond & Coupon Bonds

Zero coupon bond dalam bahasa Indonesia biasa disebut sebagai obligasi tanpa bunga. Sesuai namanya, ini adalah surat utang yang di mana perusahaan tidak membayar bunga. Melainkan digantikan dengan diskon besar. Saat jatuh tempo, obligasi ini bisa menghasilkan keuntungan jika ditebus dengan nilai penuh.

Sementara itu, coupon bond adalah sebaliknya. Ini adalah obligasi dengan bunga yang biasanya dibayarkan kepada pemegang surat obligasi atau investor dalam tempo setengah tahunan. Organisasi yang menerbitkan obligasi tidak menyimpan data pemilik surat obligasi. Nama pemilik surat juga tidak tercetak pada sertifikat apa pun. Para pemegang surat obligasi akan mendapatkan kupon selama periode diterbitkannya obligasi hingga jatuh tempo.

Beberapa obligasi diterbitkan sebagai obligasi tanpa bunga sejak awal. Tetapi ada pula yang bunganya dicabut oleh lembaga keuangan di tengah periode. Sehingga jenisnya berubah dari obligasi dengan bunga menjadi obligasi tanpa bunga.

  1. Convertible and Callable Bonds

Convertible bond atau obligasi konversi adalah obligasi yang menghasilkan pendapatan tetap bagi investor. Pembayarannya memiliki bunga, tetapi bisa dikonversi menjadi saham biasa atau saham ekuitas jika sudah ditentukan sebelumnya.

Konversi ini bisa dilakukan selama masa berlaku obligasi. Biasanya konversi dilakukan atas kebijakan pemilik surat obligasi. Harga obligasi konversi sangat tergantung dari perubahan suku bunga, harga saham, dan peringkat kredit penerbit obligasi yang bersangkutan.

Callable bond atau obligasi opsi beli adalah jenis obligasi yang bisa ditebus atau dibeli oleh pihak penerbitnya selama belum mencapai tanggal jatuh tempo. Obligasi ini memberi kesempatan pada perusahaan untuk melunasi utangnya lebih awal. Keuntungan yang bisa didapat investor adalah tingkat bunga atau kupon yang lebih menarik.

  1. Registered and Bearer Bonds

Registered bond adalah obligasi terdaftar yang diterbitkan dengan nama pemilik atau investornya. Jadi pihak penerbit memiliki data akan pemegang surat obligasi. Pihak penerbit memegang data pemilik surat obligasi seperti nama, alamat, dan info lainnya. Dengan begitu, pihak penerbit bisa membayar kewajiban pada pihak yang tepat. Sertifikat bisa ditandatangani pemilik secara manual atau dibuat berdasarkan data komputerisasi.

Bearer bond atau obligasi tidak terdaftar adalah jenis obligasi yang tidak terdaftar. Tidak ada catatan mengenai data pemilik. Siapa pun memegang surat obligasi tersebut bisa dianggap sebagai pemiliknya. Jenis obligasi ini bisa sangat berguna bagi investor yang tetap ingin mempertahankan anonimitasnya. Tetapi tidak ada jaminan apabila surat obligasi tersebut hilang, rusak, atau dicuri.

  1. Secure and Unsecured Bonds

Secure bond atau obligasi dengan jaminan adalah jenis obligasi yang dijamin dengan aset tertentu, misalnya tanah atau gedung. Aset berfungsi sebagai jaminan pinjaman. Jika pihak penerbit tidak mampu membayar di saat jatuh tempo, maka hak milik aset akan dialihkan ke pemegang surat obligasi. Aset yang digunakan juga bisa merupakan penghasilan pihak penerbit yang berasal dari proyek yang didanai dari obligasi tersebut.

Sebaliknya, unsecured bond adalah obligasi tanpa jaminan. Tipe ini tidak memiliki jaminan apa pun. Investor biasanya bergantung pada kredibilitas perusahaan sebagai pihak penerbit obligasi.

  1. Term and Serial Bonds

Term bond atau obligasi berjangka adalah obligasi dengan tanggal jatuh tempo tertentu. Di tanggal tersebut, nilai nominal obligasi harus dibayar kembali kepada pemegang surat obligasi. Jangka waktu obligasi adalah di antara waktu diterbitkannya obligasi sampai tanggal jatuh tempo.

Serial bond atau obligasi serial adalah jenis yang pembayarannya berjangka. Tanggal jatuh tempo obligasi ini terbagi menjadi beberapa kali. Bagi pihak penerbit, ini bisa menguntungkan karena obligasi dengan jangka pendek bunganya lebih rendah dibandingkan jangka panjang. Dengan begitu, pihak penerbit dapat menyesuaikan kebutuhan dan membayar kewajiban dengan lebih ringan.

  1. Junk Bond

Dalam bahasa Indonesia, junk bond juga disebut sebagai obligasi sampah atau obligasi non investasi. Kenapa dinamakan demikian? Karena obligasi jenis ini punya risiko gagal bayar yang lebih tinggi dibandingkan berhasil bayar. Obligasi sampah juga punya tanggal jatuh tempo seperti jenis obligasi lainnya. Hanya saja, obligasi bisa dikategorikan sebagai sampah pada umumnya berdasarkan kredibilitas perusahaan yang rendah.

Untuk menarik investor, obligasi sampah pada umumnya menawarkan kupon bunga yang lebih tinggi. Meski terkesan kurang menguntungkan, tetapi obligasi ini memiliki pasarnya sendiri.

Itulah beberapa tipe bond yang biasanya beredar. Jadi sudah tahu obligasi mana yang akan jadi investasi?

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang tipe-tipe bond (obligasi), semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Reksa Dana?
Apa Itu Closing Price?
Mengenal Single Investor Identification (SID) dan Manfaatnya
Apa itu Cost of Carry?
Bagaimana Anak Muda Harusnya Menginvestasikan Uangnya?
Apa Itu Price to Book Ratio (P/B Ratio)?
Apa Perbedaan Sukuk Ritel Vs Saving Bond Ritel?
Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pasar Saham
Definisi Nilai Wajar Saham
Apa Beda Saham dan Obligasi?


Bagikan Ke Teman Anda