Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

10 Hal yang Tidak Pernah Dikatakan Soal Startup

Membangun sebuah bisnis baru atau startup adalah salah satu cara yang bagus untuk meningkatkan karir. Apalagi banyak yang bilang kalau merintis bisnis sendiri memiliki banyak keuntungan. Mulai dari waktu yang fleksibel hingga menjadi bos untuk diri sendiri. Tapi tahukah kamu membangun bisnis rintisan (startup) bukanlah sesuatu yang gampang.

Membangun startup sama seperti memiliki seorang anak. Akan ada banyak malam dimana kamu tidak cukup tidur, dan banyak hal yang akan kamu lewatkan karena bisnis yang sedang kamu bangun. Itu bukanlah hal yang mudah dimana tantangan demi tantangan yang semakin berat harus kamu lewati.

Tantangan dalam Membangun Startup

Sebelum terjun ke dalam startup ada baiknya kamu simak artikel ini. Di bawah ini, ada 10 hal yang tidak pernah dikatakan soal startup:

  1. Ada banyak pekerjaan tetapi hanya sedikit orang yang melakukannya

Tak dipungkiri bahwa harus ada banyak keringat dan kerja keras dibalik kesuksesan startup. Satu orang merangkap beberapa tugas sekaligus adalah hal lumrah. Bahkan hal sepele seperti mencetak dokumen, hingga memperbaiki printer dilakukan sendiri.

Jumlah tim yang umumnya masih sedikit menuntut setiap pekerja di startup cekatan. Multitasking adalah hal yang biasa.

  1. Kehilangan banyak waktu untuk melakukan hal yang disenangi

Tahun pertama membangun bisnis jam tidur akan banyak berkurang. Jam makan menjadi tidak teratur, bahkan waktu untuk melakukan hobi dan berkumpul dengan keluarga sering terkorbankan. Hal itu disebabkan karena banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan.

Beberapa anggota keluarga mungkin akan mendukung apabila kamu beruntung. Tidak jarang protes pertama berasal dari orang terdekat. Saat memutuskan untuk membangun bisnis pun harus lebih mahir dalam mengatur work-life balance agar tidak kesulitan untuk beristirahat dan memiliki waktu bersama keluarga serta teman.

  1. Diawal mungkin tidak akan menghasilkan banyak uang

Tidak seperti bisnis konvensional yang menjanjikan profit, startup berbeda. Hal pertama yang dikejar adalah valuasi. Pelaku startup rela menunda profit bahkan rela merugi demi keuntungan besar di kemudian hari.

Seperti Grab contohnya, mereka rela merugi di awal demi memberi promo kepada para pelanggan. Itu salah satu trik untuk menarik pelanggan menggunakan jasa mereka. Beruntungnya trik tersebut berhasil, kini mereka menjadi salah satu unicorn di dunia startup Indonesia.

  1. Jam kerja tidak teratur

Memiliki waktu kerja yang fleksibel, kerap di gembar-gemborkan oleh para pelaku startup. Maksud fleksibel di sini lebih condong ke arah bekerja tanpa mengenal waktu. Kapanpun ide muncul harus siap segera eksekusi. Pelaku startup harus siap merelakan jam tidur demi pekerjaan selesai tepat waktu.

  1. Dihadapkan dengan ketidakpastian

Menurut Business Insider, startup cenderung belum stabil. Memiliki bisnis sendiri memang menantang dan akan memberi banyak pengalaman baru. Tak seperti perusahaan yang sudah punya sistem yang harus dipatuhi dan kaku. Startup seringkali melakukan perubahan sistem yang sangat cepat.

Hal-hal seperti job desk, struktur laporan, hingga perencanaan proyek bisa berubah-ubah. Ritme kerja seperti ini bisa menimbulkan frustasi, terutama jika kamu baru saja menyesuaikan diri. Namun jika mau sukses, kamu harus siap dengan itu.

  1. Harus mampu menghadapi kegagalan dan penolakan

Kegagalan adalah salah satu resiko terbesar yang harus dihadapi startup. Penting untuk mempelajari tentang kinerja perusahaan. mampu membaca peluang dan cermat dalam memilih investor. Kamu mungkin perlu menghabiskan banyak waktu di perusahaan startup. Selalu ada kemungkinan, perusahaan berkembang pesat atau hancur dalam semalam.

Tapi jika kamu menerima resiko dan menganggapnya sebagai peluang belajar. Maka membangun startup adalah langkah yang tepat.

  1. Panduan dan fasilitas yang sangat minim

Membangun startup seperti berjalan di tengah kabut tebal. Kamu hanya bisa memandang yang ada di jangkauan, salah langkah bisa membuat kamu terpeleset dan jatuh.

Bisa jadi karena tidak ada deskripsi pekerjaan yang harus kamu lakukan. Atau bisa pula karena perusahaan rintisan yang sedang kamu bangun adalah hasil inovasi terbaru yang sebelumnya belum pernah ada. Jadi kamu harus selalu siap mengambil keputusan sulit.

  1. Seperti menaiki roller coaster

Dari analogi diatas saja sudah terbayangkan bagaimana energi dan mental yang terkuras ketika membangun startup. Ketika ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai rencana, ada halangan, kesempatan mendapat investor lepas, kamu diharuskan bangkit kembali dengan cepat.

  1. Persaingan ketat dengan kompetitor

Persaingan dalam bisnis adalah hal yang biasa terjadi. Tingkat persaingan mungkin akan semakin berat ketika kompetitor sudah lama berdiri. Salah memperlakukan kompetitor bisa berdampak buruk pada bisnis. Mulai dari konsumen yang pindah haluan, hingga bisnis gulung tikar.

Walaupun sudah menciptakan produk terbaik sekalipun, tetap saja kompetitor akan berusaha keras untuk mengungguli kamu dengan berbagai cara yang bisa saja gila. Untuk itu, kamu tidak boleh lengah dan menganggap remeh kompetisi.

  1. Sering salah mengelola keuangan

Dalam berbisnis, kamu harus menguasai skill akuntansi, minimal tingkat dasar. Sebab salah satu aspek utama bisnis adalah stabilitas keuangan demi mempertahankan startup secara berkelanjutan. Kesalahan yang sering dilakukan perusahaan rintisan adalah mencampurkan rekening pribadi dan perusahaan.

Hal itu hanya akan mempersulit kamu untuk mengetahui angka real dari saldo keuntungan yang didapatkan dari bisnis. Kamu juga akan kesulitan memantau performa bisnis. Membuat perencanaan keuangan juga lebih sulit dilakukan. Kemungkinan terburuk bisnis bisa terlilit utang tanpa kamu sadari.

Itulah beberapa hal yang jarang sekali orang katakan soal perusahaan rintisan atau startup. Kebanyakan hanya berbicara manis soal nikmatnya memiliki perusahaan sendiri. Padahal ada banyak tantangan yang menguras energi. Jadi kalau kamu tidak siap, lebih baik jangan memulai bisnis sendiri.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 10 hal yang tidak pernah dikatakan soal startup, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Cara Mengembangkan Dan Memperluas Bisnis
Peluang Bisnis Hotel Lewat Virtual Hotel Operator (Airy Rooms, Zen Rooms, RedDoorz, dll)
Gagal Buat Startup? Bikin Startup Baru Lagi Saja!
Apa itu Niche Market?
Apa itu Venture Capital (VC)?
Cara Membuat Contingency Plan
7 Bisnis Waralaba Bebek yang Bisa Dicoba
6 Fakta Bisnis Orang Jepang
7 Pelajaran Berharga Yang Wajib Diketahui Pebisnis Pemula
5 Alasan Mengapa Penting Belajar Bisnis


Bagikan Ke Teman Anda