Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

Untung Rugi Investasi Emas

Bagi kebanyakan investor, emas batangan maupun koin lebih memberikan rasa aman. Namun ada potensi naik turun karena adanya investasi. Jika Anda seorang penasihat investasi, beberapa klien Anda mungkin berbicara dengan dealer emas dan menjajaki kemungkinan membeli emas. Bahkan meski perusahaan Anda tidak menjualnya kepada investor. Ini dapat membantu Anda untuk memberikan pemahaman tentang pro dan kontra membeli emas sebagai investasi.

Dan jika Anda seorang investor yang sedang mempertimbangkan ingin membeli koin emas atau emas batangan untuk berinvestasi. Maka, Anda harus mengetahui risiko dan keuntungannya secara seimbang. Lantas apa saja untung rugi dalam berinvestasi emas? Simak ulasan beriku selengkapnya.

Mengapa Emas dianggap sebagai Investasi?

Emas telah menjadi investasi yang trendi di milenium dengan perubahan harga yang cukup besar, baik naik maupun turun, sekaligus disertai dengan volatilitas. Akibatnya, investor yang mungkin tidak terlalu mempertimbangkan emas sebelumnya kini menjadi tertarik.

Pernah memperhatikan bagaimana emas kembali menjadi pusat perhatian lagi, terutama emas fisik? Jadi, apakah Anda suka koin emas, atau lebih suka berinvestasi dengan emas batangan dan menerima catatan batangan emas bernomor dengan nama Anda? Sangat penting bahwa Anda harus mengetahui tantangan yang bisa saja terjadi ketika memilih investasi dengan emas fisik.

Emas fisik bisa menjadi salah satu cara yang untuk melakukan diversifikasi dan memberi Anda aset berwujud yang berharga dan bisa Anda jual ketika masa-masa sulit. Selain itu ada beberapa teori yang menyebut jika uang kertas nantinya tak akan punya nilai, berbeda dengan emas yang nilainya hampir selalu stabil. Sehingga berinvestasi dengan emas bisa memberikan banyak keuntungan.

Cara Membeli Emas Fisik

Inilah poin utamanya setelah Anda memutuskan untuk menjadikan emas bagian dari portofolio investasi Anda, Anda harus memahami produk emas apa yang sesuai untuk dibeli. Yang juga tak kalah pentingnya ialah mengetahui bagaimana dan dari mana membeli emas tersebut.

Emas mungkin memang emas namun sebenarnya ada berbagai pilihan yang tersedia untuk dijadikan produk investasi. Jika Anda membeli emas melalui pembelian tunai dan berniat untuk menyimpannya sendiri, ada banyak opsi tak terbatas.

Tetapi, jika Anda membeli emas untuk tabungan pensiun pribadi Anda, maka Anda terjebak pada emas yang diizinkan. Membeli emas tidak sama dengan membeli saham pertambangan emas atau berinvestasi dalam reksadana emas. Emas merupakan produk fisik dan penjual mengirimkannya ke alamat Anda atau ke penyimpanan yang disetujui pemerintah. Berikut adalah beberapa opsi jika Anda ingin berbelanja emas sebagai nvestasi:

  • Koin emas Bullion
  • Koin emas Proof Gold
  • Emas batangan
  • Koin emas Numismatic

Setiap jenis emas punya kelebihan dan kekurangannya sendiri ketika Anda membelinya. Anda dapat berbicara dengan broker emas Anda untuk membahas kebutuhan Anda dan bagaimana cara memilih jenis produk emas yang paling sesuai untuk dijadikan investasi.

Keuntungan Berinvestasi dalam Emas

Ada beberapa alasan mengapa banyak investor yang lebih suka berinvestasi dengan emas. Dari mulai lebih mudah dalam proses pembelian maupun penjualan kembali. Hingga nilainya yang cenderung stabil. Berikut beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dengan memilih berinvestasi emas.

1. Emas memiliki nilai yang tetap meski pasar sedang down

Seperti yang terjadi sekitar 2007, ketika pasar saham mengalami penurunan, semua orang mulai menaruh kepercayaan mereka pada emas. Dengan meningkatnya permintaan emas (dan dengan persediaan terbatas), harga emas pun mengalami kenaikan secara masif. Dalam beberapa tahun ke depan, Anda dapat menyaksikan pasar turun dengan tajam, dan sekali lagi dapat meningkatkan nilai emas.

2. Emas tetap akan memiliki nilai meski terjadi inflasi terhadap nilai mata uang kertas

Mata uang lokal terus berfluktuasi terhadap mata uang asing. Hal tersebut umum terjadi di berbagai negara di seluruh dunia. Ada kebijakan untuk menjaga stabilitas mata uang, tetapi tidak selamanya aman. Begitu mata uang mulai turun bawah, akan sangat sulit untuk menghentikan terjadinya inflasi parah, yang tentu saja akan menurunkan daya beli konsumen.

Inflasi sering menanamkan rasa takut di hati investor karena hampir selalu akan mempengaruhi nilai uang yang mereka miliki di bank. Seiring berjalannya waktu, daya beli dolar diperkirakan menurun. Jika Anda kebetulan mendapatkan majalah lama, mungkin akan mengejutkan ketika melihat betapa ‘murahnya’ harga dalam iklan atau biaya majalah itu sendiri.

Emas seringkali menjadi opsi yang lebih solid untuk mata uang, karena ada jumlah terbatas dari logam mulia ini. Jika Anda memiliki emas, maka Anda cenderung memiliki lebih dari keseluruhan nilai Anda daripada seseorang yang telah menaruh seluruh kepercayaan mereka pada bank dan mata uang kertas.

3. Memiliki  Keamanan Nilai

Salah satu daya tarik utama emas sebagai opsi investasi ialah keamanan nilainya. Seperti yang diketahui bahwa harga-harga akan merangkak naik terus dari waktu ke waktu. Tentu saja, secara historis, harga emas memang mengalami penurunan dari waktu ke waktu, namun nilainya tetapi selalu bisa naik kembali.

Tidak seperti saham, obligasi atau reksa dana, Anda tidak perlu khawatir apakah kinerja industri atau korporasi tertentu ketika Anda memeriksa nilai investasi emas Anda. Meskipun keadaan ekonomi saat ini memiliki beberapa efek pada harga emas.

Namun ekonomi yang menurun tidak secara otomatis menurunkan harga emas. Justru sebaliknya, ketidakpastian ekonomi mendorong lebih banyak orang untuk menginvestasikan uang mereka dalam bentuk emas, yang pada gilirannya mendorong kenaikan harga-harga.

4. Diversifikasi Portofolio

Mungkin, manfaat terbesar berinvestasi di emas adalah diversifikasi portofolio. Seperti yang telah sudah sebutkan, bahwa harga emas cenderung sangat baik di saat ketidakpastian terjadi. Oleh karena itu, cara terbaik untuk menyeimbangkan volatilitas dan pengembalian dalam portofolio investasi Anda ialah dengan memasukkan emas dalam daftar investasi Anda.

Khususnya, penyertaan emas sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi akan mampu melindungi Anda dari “kehilangan kekayaan”. Terutama dalam situasi luar biasa seperti saat terjadi depresi ekonomi yang parah ataupun anjloknya pasar saham.

5. Simpel

Berinvestasi dalam emas bisa menjadi dasar bagi para pemula untuk belajar bagaimana melakukannya dengan sangat cepat bahkan tanpa banyak pengalaman dalam investasi uang. Jika Anda berbicara dengan broker atau analis keuangan, kemungkinan besar, Anda akan mendengar lebih banyak tentang ketidaknyamanan berinvestasi dalam emas.

Mereka tidak akan memberi tahu Anda betapa mudahnya membeli emas untuk tujuan investasi. Jika Anda ingin menyimpan emas Anda, maka Anda tidak perlu khawatir atau takut. Sebuah kotak simpanan sederhana di bank Anda cukup untuk menyimpan emas Anda dengan aman, dan nyaman.

Ketika Anda menyimpan dan berinvestasi lebih banyak emas selama bertahun-tahun, maka yang harus dilakukan ialah menyiapkan brankas lebih banyak. Maka investasi emas Anda akan tetap aman dilakukan.

6. Tidak Dapat Diretas atau Dihapus

Berapa banyak kekayaan yang Anda miliki dalam bentuk digital saat ini? Jika dunia online mengalami masalah. Atau bahkan jika Anda hanya ingin melakukan diversifikasi dari web, emas fisik masih tetap bisa menyediakannya. Emas yang ada di tangan Anda tidak bergantung pada listrik atau internet, jadi tidak dapat diretas atau bahkan dihapus maupun terpapar ke elemen-elemen lainnya dari ponsel Anda. Sehingga nilainya tetap aman dalam genggaman Anda.

7. Dapat dirahasiakan

Berapa banyak aset yang dapat Anda katakan tentang itu di dunia saat ini? Jika Anda menginginkan sedikit privasi atau kerahasiaan, emas fisik bisa menjadi salah satu dari sedikit aset yang dapat diinvestasikan untuk dapat menawarkan ini.

8. Tidak perlu Pengetahuan Khusus

Jika Anda tidak tahu cara menentukan mana berlian asli dan mana yang palsu, tidak terbiasa dengan lukisan karya Van Gogh, atau tidak suka mengumpulkan buku komik, Anda bisa membeli beberapa emas fisik untuk investasi, pasalnya Anda tidak perlu keahlian secara khusus untuk membeli emas. Cukup niat saja!

9. Portable

Anda dapat membawa logam fisik ke mana saja di dunia dan secara alami emas lebih mudah dibawa kemana-mana dibanding dengan logam lain seperti perak. Tetapi jika Anda membutuhkan uang untuk perjalanan atau ingin menyimpan beberapa logam di negara lain, Anda bisa melakukannya dengan logam fisik. Anda bahkan dapat membawanya melintasi batas dengan lebih mudah dalam bentuk emas ini.

Kerugian memilih investasi emas

Meskipun banyak alasan untuk membeli emas sebagai bagian dari investasi, namun sejumlah beberapa alasan yang bagus mengapa Anda mungkin tidak ingin memilikinya. Berikut beberapa kerugian yang bisa dialamu diantaranya.

1. Emas memiliki historis pengembalian yang buruk

Jika Anda kembali 200 tahun dan menempatkan $ 10.000 dalam bentuk emas, $ 10.000 dalam bentuk obligasi, dan $ 10.000 dalam bentuk saham, investasi mana yang akan keluar sebagai yang teratas?

Nah, jika Anda pintar, Anda mungkin tidak akan memilih emas untuk menjadi pilihan untuk berinvestasi. Tetapi bagian yang menakjubkan tentang ini ialah seberapa buruk kinerja sebenarnya dibandingkan dengan saham dan obligasi. Berdasarkan pengembalian historis, emas merupakan jenis investasi yang buruk.

2. Emas tidak berharga jika terjadi hal buruk

Nilai emas memang bisa melindungi nilai yang besar terhadap inflasi mata uang yang menyebabkan daya beli mengalami penurunan. Ini benar, tetapi bagaimana jika ada mata uang menjadi benar-benar tidak berharga dan kita semua harus menggunakan cara lama seperti barter untuk bisa bertahan hidup? Berapa nilai emas pada saat itu?

Anda tentu saja tak bisa makan emas, bukan? Sehingga nilainya kecil untuk tujuan tersebut, dan Anda benar-benar tidak dapat digunakan untuk apa pun dengan mudah. Sehingga nilainya pun jadi tidak ada.

3. Emas hanya menghasilkan uang saat Anda menjualnya

Kerugian yang terbesar saat memilih berinvestasi dalam emas ialah emas tersebut tidak menghasilkan apa-apa saat Anda memilikinya. Jika Anda ingin menjadi benar-benar kaya, maka Anda harus membeli aset yang bisa menghasilkan pendapatan pasif di saat Anda memilikinya sehingga Anda kemudian bisa membeli aset lain yang bisa membuat Anda semakin kaya.

4. Biaya yang tinggi

Seperti investasi lain yang Anda beli, pembelian emas dan perak memerlukan komisi. Dan komisi-komisi itu biasanya lebih tinggi daripada yang Anda bayarkan untuk membeli saham atau obligasi (meski biasanya lebih rendah dari biaya real estat).

Premi berfluktuasi sesuai dengan kondisi pasar, dan juga oleh dealer, tetapi secara umum emas koin lebih mahal dibandingkan batangan, karena koin emas memiliki desain yang lebih rumit. Premi pada koin langka atau produk numismatik jauh lebih tinggi, karena ini adalah barang koleksi. Kecuali Anda ingin menjadi kolektor, sebaiknya hindari produk-produk ini. Sebagian karena premi yang berlebihan.

Secara keseluruhan, walaupun biayanya lebih tinggi untuk membeli emas dibanding investasi lain, premi tidak berlebihan. Margin industri rendah, sehingga premi cenderung tidak turun lebih jauh dan bisa naik jika pasar semakin ketat.

5. Membutuhkan Penyimpanan yang Aman

Saat Anda membeli emas fisik, Anda harus menyimpannya di suatu tempat. Anda tidak perlu khawatir soal “penyimpanan” pada saham atau obligasi. Penyimpanan koin emas bullion memerlukan biaya jika Anda membayar orang lain untuk menyimpannya untuk Anda, atau berisiko terjadi pencurian atau kehilangan jika Anda menyimpannya di rumah.

Menggunakan fasilitas penyimpanan atau brankas di bank memerlukan biaya berkelanjutan. Namun, jika Anda membeli ETF yang didukung bullion, Anda juga harus membayar komisi yang  tidak sedikit. Hal ini yang cukup merepotkan ketika memilih berinvestasi dengan emas fisik.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang untung rugi investasi emas, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



Apa Itu Emiten dalam Pasar Modal
Untung Rugi Menjual Mobil Secara Pribadi
Harga Emas Cenderung Naik, Apa Penyebabnya?
Perbedaan EBIT vs EBITDA
Apa itu Savings Bond Ritel (SBR)?
Tempat Investasi Emas Aman dan Terpercaya
Perbedaan Antara Investasi Aktif Dengan Pasif
Untung Rugi Meminjamkan Uang ke Saudara
Untuk Rugi Memiliki Partner Bisnis
Mengapa Membeli Emas Sekarang?


Bagikan Ke Teman Anda