Kami menyediakan berbagai simulasi kredit, dari kredit mobil, kredit rumah, kpr, kartu kredit dan lain-lain. Simulasi pinjaman bisa juga dilakukan di sini.

10 Biaya Tersembunyi dalam Memulai Bisnis

Memulai bisnis tentu memerlukan biaya yang besar. Biaya yang besar tersebut dikarenakan banyak jenis pengeluaran yang diperlukan untuk membuka bisnis baru. Tentu pengeluaran-pengeluaran tersebut terinci dan tercatat rapi guna untuk mengestimasi besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Namun, ada beberapa biaya tersembunyi untuk memulai suatu bisnis. Lantas, apa saya biaya-biaya tersebut?

1. Fasilitas Karyawan

Kebanyakan pebisnis baru hanya memikirkan mengenai biaya dari gaji karyawan. Namun, hal yang terkadang terlupakan adalah karyawan tidak hanya perlu digaji. Karyawan juga perlu diberikan fasilitas agar kinerjanya memuaskan. Fasilitas yang didapatkan karyawan meliputi kompenasisi karyawan, bonus tambahan, hingga biaya lembur. Fasilitas-fasilitas tersebut tidak dapat diabaikan begitu saja apalagi dihilangkan. Fasilitas-fasilitas tambahan tersebut akan meningkatkan minat bagi calon karyawan untuk mendaftarkan diri menjadi karyawan. Untuk karyawan itu sendiri, fasilitas akan membantu meningkatkan motivasi kerja dari karyawan.

2. Biaya Penyusutan

Biaya penyusutan erat kaitannya dengan bisnis yang berkaitan dengan bisnis yang menjual produk fisik. Produk-produk yang tidak laku dan lama mengendap di toko tentu akan mengalami penurunan kualitas, baik dari segi fungsi produk maupun dari bentuk fisik produk itu sendiri. Bagi bisnis penyedia jasa lainnya biaya penyusutan ini juga bisa menjadi sesuatu yag harus diperhatikan. Misalnya saja, seseorang yang bisnis ojek online. Motor atau mobil yang ia gunakan pasti tidak selamanya dalam keadaan prima. Pasti dibutuhkan biaya untuk memperbaiki mobil atau motor di bengkel, termasuk contoh kecilnya biaya untuk mengganti aki.

3. Biaya Asuransi

Saat pertama kali memulai bisnis, mungkin asuransi tidak terlalu dibutuhkan. Namun, seiring jalannya waktu kebutuhan asuransi akan meningkat. Jenis-jenis asuransi tersebut meliputi asuransi kewajiban, asuransi kesalahan dan kelalaian, asuransi kompensasi pekerja, asuransi properti, hingga asuransi siber. Banyaknya asuransi yang dibutuhkan oleh sebuah bisnis tergantung oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut termasuk pada jenis bisnis, ukuran bisnis, lokasi bisnis, masalah yang sering terjadi dalam bisnis, besar pendapatan, faktor resiko saat ini, hingga jumlah karyawan yang dimiliki.

4. Pajak

Dalam memulai seuah bisnis, pebisnis seringkali mengabaikan biaya pajak. Pajak merupakan biaya yang wajib dikeluarkan, terlebih lagi untuk bisnis berskala besar.  Biaya juga perlu diperhatikan. Walaupun jumlahnya tidak terlalu signifikan, namun pajak merupakan biaya rutin yang harus dibayarkan dalam setiap periode. Berkaca dari pengalaman sebagai seorang karyawan. Mungkin biaya pajak tidak akan terasa, namun sebenarnya biaya pajak sudah dipotong dari gaji. Akibatnya, gaji yang didapatkan berkurang akibat dari potongan pajak. Hal ini sama keadaanya dengan pemilik bisnis. Biaya pajak, walaupun jarang diperhatikan, tetap akan mengurangi pendapatan dari bisnis itu sendiri.

5. Biaya Administrasi

Biaya administrasi merupakan biaya yang penting untuk menjalankan bisnis. Biaya administrasi dibutuhkan untuk menjalankan keseharian dari bisnis yang akan digeluti. Biasanya, biaya administrasi meliputi biaya barang yang dipakai harian untuk menjalankan bisnis. Biaya administrasi dapat meliputi komputer, telepon, printer, lemari arsip, alat tulis, perangkat lunak, alat-alat kebersihan, dan lain sebagainya. Walaupun terkesan remeh, biaya ini juga memakan banyak rupiah. Terlebih biaya administrasi pasti dikeluarkan secara periodik agar bisnis bisa berjalan lancar.

6. Biaya Memperoleh Izin

Suatu bisnis baru, khususnya bisnis berskala besar, memerlukan izin operasi. Izin operasi tersebut berfungsi agar bisnis yang dijalankan dianggap legal. Mengurus izin operasi juga membutuhkan biaya yang relatif tidak sedikit. Biaya mengurus izin ini tidak boleh diabaikan. Terlebih lagi bahwa mengurus izin operasi ini merupakan hal yang wajib agar bisnis tidak mendapatkan masalah ke depannya.

7. Pembayaran Tidak Terduga

Banyak hal tak terduga yang sangat mungkin terjadi dalam bisnis. Banyak kejadian yang tidak diperhitungkan sebelumnya akan terjadi dalam proses menjalankan bisnis. Banyak dari kejadian tersebut membutuhkan biaya untuk memperbaikinya. Kejadian-kejadian tersebut mencakup konsumen yang komplain terhadap pelayanan, kesalahan dalam memproduksi barang, kesalahan karyawan, hingga peralatan yang tiba-tiba rusak. Seorang pebisnis sejatinya harus siap menangani biaya-biaya tidak terduga seperti itu.

8. Biaya Iklan dan Pemasaran

Banyak pebisnis menginginkan bahwa biaya iklan dan pemasaran yang sangat minim, bahkan jika memungkinakan biaya ini dihilangkan sama sekali. Iklan lewat mulut ke mulut atau lewat blog dan channel youtube pribadi dinilai sudah cukup. Namun, cakupan dari pemasaran lewat media-media tersebut sangatlah minim. Pebisnis perlu membuka seluas-luasnya pasar yang akan ia geluti, melalui iklan yang efektif. Di sisi lain, iklan yang efektif juga memerlukan biaya. Contohnya adalah iklan melalui endorse instagram dari selebgram. Selebgram tenu memiliki banyak followers yang bisa menjadi target pasar. Tentunya, iklan melalui endorse tersebut dinilai lebih efektif dalam menggaet konsumen. Namun tentunya, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk endorse tersebut.

9. Biaya Teknologi

Di zaman serba teknologi seperti saat ini, tentu bisnis juga tidak dapat lepas dari teknologi itu sendiri. Teknologi bisa membantu produktivitas meningkat. Biaya teknologi dapat mencakup biaya pembelian domain dan host, membangun situs web, sistem informasi, komputer, biaya internet, perangkat lunak, sistem akuntansi, serta penggajian.

10. Biaya Konsultasi

Untuk pebisnis pemula, konsultasi merupakan hal yang penting untuk memberikan gambaran mengenai arah dan tujuan bisnis yang dibuat. Jasa konsultan bisnis akan menyediakan gambaran mengenai target pasar, pesaing, hingga analisis-analisis terperinci yang dibutuhkan dalam bisnis. Namun, pebisnis kerap kali mengabaikan biaya ini. Padahal, saran dari konsultan bisnis juga diperlukan, apalagi untuk pebisnis pemula yang baru saja memulai suatu bisnis.

Itulah 10 biaya tersembunyi saat memulai bisnis. Pada hakikatnya, banyak hal dan biaya yang diperlukan untuk memulai suatu bisnis. Hendaknya pebisnis dengan teliti memerhatikan segala jenis biaya yang diperlukan untuk memulai bisnis untuk mengantisipasi kekurang biaya dalam membuka bisnis baru.

Artikel Terkait

Demikianlah artikel tentang 10 biaya tersembunyi dalam memulai bisnis, semoga bermanfaat bagi Anda semua.



7 Aplikasi Akuntansi Android Sederhana untuk Bisnis Pemula
Tip Mencari Ide Nama Brand
Cara Membiayai Kuliah dan Hidup di Luar Negeri
Apa Itu Biaya Peluang?
Apa itu CAPEX?
Untung Rugi Membeli Franchise
6 Alasan Bisnis Baru Banyak yang Gagal
Pertanyaan yang Harus Diajukan Ketika Membeli Bisnis Baru
Cara Membuat Business Plan untuk Startup
Cara Bagi Hasil yang Tepat untuk Bisnis Anda


Bagikan Ke Teman Anda